SUARA PEMBARUAN DAILY

Liverpool Gagal Lagi

AP/Tom Hevezi

Pemain Luton Town , Dave Edwards (kanan) berebut bola dengan pemain Liverpool John Arne Riise (kiri) pada pertandingan putaran ketiga Piala FA yang digelar di Stadion Kenilworth Road, Luton, Inggris, Minggu (6/1). Luton Town menahan imbang 1-1 Liverpool.

[LONDON] Kemenangan ternyata belum akrab dengan "The Reds" Liverpool. Pascabermain imbang melawan Manchester City 0-0 dan Wigan 1-1 di arena Liga Utama Inggris, untuk ketiga kalinya Liverpool gagal memenangi pertandingan. Pada pertandingan putaran ketiga Piala FA, Minggu (6/1) malam atau Senin (7/1) dini hari WIB, tim yang dilatih Rafael Benitez itu dipaksa bermain imbang 1-1 oleh Luton Town di Stadion Kenilworth Road.

Namun, hal itu bukan akhir perjuangan Steven Gerrard dan kawan-kawan. Justru sebaliknya, Liverpool memiliki peluang besar untuk lolos ke putaran keempat mengikuti jejak tim-tim top Liga Utama Inggris lainnya seperti Manchester United, Chelsea, dan Arsenal, karena pada laga ulang, Liverpool akan menjamu Luton di Stadion Anfield, Liverpool.

Saat menghadapi klub Divisi Satu Luton, permainan Liverpool juga tidak terlalu bagus. Peluang demi peluang yang dibuat justru digagalkan oleh mereka sendiri karena seringnya melakukan kesalahan dalam membangun serangan atau penyelesaian akhir.

Bahkan, gol Liverpool yang dicetak striker bertubuh jangkung, Peter Crouch, pada menit ke-72, juga berbau keberuntungan, karena adanya blunder yang dilakukan pemain lawan. Kapten Luton, Chris Coyne yang berada dalam tekanan pasukan Liverpool, salah mengumpan bola sundulannya. Coyne bermaksud memberikan bola itu ke kiper Dean Brill.

Brill sendiri tidak mungkin bisa menangkap bola itu karena posisinya masih terlalu jauh. Dan, bola liar itu berhasil diburu Yossi Benayoun yang kemudian bekerja sama dengan Andriy Voronin. Brill memang berhasil mengadang laju bola hasil tendangan Voronin itu. Akan tetapi, bola itu jatuh di kaki Crouch yang dengan tenang menyelesaikan melesakkan bola itu ke gawang lawan.

Sayang, keunggulan Liverpool tidak bertahan lama. Tiga menit kemudian, Luton berhasil membuat gol balasan. Gol ini juga akibat kesalahan pemain Liverpool sendiri. Bola lambung hasil tendangan menyilang Drew Talbott maksudnya ingin dikontrol pemain belakang Liverpool, John Arne Riise dengan bahunya. Akan tetapi, bola itu justru bergulir deras ke arah gawang Liverpool yang tidak mampu diantisipasi kiper Charles Itandje. Gol bunuh diri tersebut menjadikan kedudukan menjadi 1-1 dan skor tersebut bertahan sampai peluit panjang berbunyi.

Meskipun gagal menang, Benitez tetap bahagia. "Ya, saya bahagia karena kami akan menjalani pertandingan ulang di Anfield. Bagi saya, itu adalah hal yang positif. Kami masih ada di Piala FA dan kami akan mampu meneruskan perjuangan kami di sini dengan berusaha menggapai kemenangan. Saya sangat yakin dalam pertandingan di Anfield nanti," ujar Benitez yang saat ini masih bersitegang dengan pemilik klub Liverpool, Tom Hicks dan George Giller Jr lantaran prestasi Liverpool yang "jeblok" di Liga Utama Inggris.

Pelatih Luton, Kevin Blackwell mengungkapkan rasa salutnya kepada para pemain yang telah bermain penuh semangat saat menghadapi Liverpool. "Saya pikir, seharusnya kami bisa memenangi pertandingan ini. Para pemain telah memperlihatkan penampilan yang fantastis di lapangan hijau," ujar dia. [AP/F-4]


Last modified: 7/1/08