SUARA PEMBARUAN DAILY

Tim Dokter Akan Pasang TDI pada Soeharto

Didit Majalolo

Mantan Menteri Keuangan Mari'e Muhammad (kanan) berpapasan dengan putra Soeharto Tommy Soeharto di lift di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta, Minggu (6/1). Menurut tim dokter, kondisi kesehatan Soeharto sudah memperlihatkan kemajuan, namun secara umum keadaannya masih lemah. Tindakan medis yang dilakukan dengan menggunakan alat bantu.

[JAKARTA] Kendati kondisi mantan Presiden Soeharto semakin membaik, tim dokter akan memasang tissue doppler imaging (TDI) pada Selasa (8/1). Pemasangan TDI itu dimaksudkan untuk melihat sinkronisasi kinerja jantung terkait dengan rencana pemasangan alat pacu jantung pada bilik kiri jantung Soeharto.

Demikian disampaikan Ketua Tim Dokter Kepresidenan, Dr Mardjo Soebiyandono, di Jakarta, Senin (7/1). Mardjo juga menjelaskan kondisi Soeharto hingga Senin pagi ini sudah mulai memperlihatkan kemajuan. Walaupun secara umum masih lemah, kesadarannya sudah cukup baik, tekanan darah stabil, jantung dan paru-parunya sudah memperlihatkan perbaikan. "Berdasarkan kemajuan ini rencanannya kami akan memasang TDI untuk melihat sinkronisasi kinerja jantung beliau," paparnya.

Sebelumnya, anggota Tim Dokter Kepresidenan Dr Muhammad Munawar, menyatakan ada ketidaksinkronan bilik kiri jantung Soeharto dengan bilik kanannya. Oleh karena itu rencananya, tim dokter akan memasang alat pacu jantung tersebut.

"Sebelum dipasang alat pacu jantung ini juga tim dokter rencananya akan memasang talium scanning besok," jelas Mardjo.

Berkaitan dengan rencana pemasangan TDI dan talium scanning, untuk sementara waktu kunjungang terhadap mantan orang nomor satu di Indonesia ini akan dibatasi.

Berdasarkan penjelasan Mardjo, penumpukan cairan diseluruh tubuh sudah semakin berkurang terutama di sekitar tangan dan kaki, hanya pada daerah perut yang belum normal. Untuk mengeluarkan cairan di tubuh Soeharto tim dokter tidak menggunakan target.

Secara terpisah, cucu Soeharto, Ari Sigit, menyatakan kondisi kesehatan Soeharto masih labil, sekalipun ada peningkatan kesehatan seperti sudah bisa makan bubur. [ATW/HTS/MAR/H-12]


Last modified: 7/1/08