SUARA PEMBARUAN DAILY

Denpasar Gelar Heritage Food Festival

sp/Nyoman Mardika

Tokoh Politik PDI-P Taufiq Keimas yang tengah berlibur di Bali menyempatkan diri mencicipi makanan tradisional Denpasar bersama Walikota Denpasar AA Puspayoga.

[DENPASAR] Pemkot Denpasar punya komitmen dalam menggali dan melestarikan kearifan lokal yang menjadi andalan Bali . Bentuk dari kepedulian Denpasar ini ditunjukkan dengan menggelar kegiatan festival berbagai macam makanan, minuman tradisional (Denpasar Heritage Food Festival) berlangsung selama dua hari yakni Sabtu (29/12) sampai Jumat (30/12).

"Event ini bisa mengangkat makanan tradisional dan memperkenalkan di kalangan wisatawan," Penegasan ini diungkapkan Puspayoga ditemui di sela-sela meninjau kegiatan ini Sabtu (29/12) di depan Inna Bali Hotel, Jl. Veteran Denpasar.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan soft launching sightseeing (jalan-jalan ke Denpasar) untuk mendukung visit Indonesia Year 2008. Kedua kegiatan ini dibuka oleh Dirjen Pemasaran Depbudpar RI, Thamrin B Bachri. Acara tersebut juga dihadiri oleh Para Konsul negara sahabat yang ada di Denpasar, Komponen Pariwisata ,DPRD, wakil walikota, sekretaris kota, bendesa adat, kepala desa/lurah, serta pimpinan unit.

Puspayoga mengatakan, Denpasar Heritege Food Festival sebagai upaya pelestarian makanan tradisional guna mendukung pemberdayaan dan pengembangan usaha mikro kecil (UMK ) di Denpasar. Tentu dengan kegiatan ini di samping untuk menggali potensi masyarakat di sektor pangan juga memberikan kesempatan dan peluang pasar yang lebih luas bagi UMK yang bergerak di makanan dan minuman tradisional.

"Masyarakat dan turis mancanegara bisa menikmati berbagai makanan tradisional, secara tidak langsung mampu menggerakkan perekonomian masyarakat," ujar Puspayoga yang juga mengatakan kegiatan ini bentuk implementasi pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Sementara itu, Dirjen Pemasaran Depbudpar RI, Thamrin B. Bachri menyambut positif Denpasar heritage food festival dan sightseeing sebagai program pengejawantahan visit Indonesia Year 2008. Kegiatan semacam ini bukan saja memberi nilai plus pada dunia pariwisata, tetapi secara langsung sebagai upaya Pemkot memberikan ruang bagi dunia usaha mikro kecil.

Dua acara yang dilakukan Pemkot Denpasar menurut Thamrin bukan saja upaya promosi kepariwisataan, namun sebagai wujud kebersamaan komponen pariwisata dengan masyarakat.

"Pihaknya yakin pariwisata sebuah industri yang menjanjikan, bukan saja bagi komponen pariwisata, tapi UKM juga bisa merasakan," ujar Thamrin.

Hal sama juga dikatakan, Kadis Pariwisata Propinsi Bali Drs Gde Nurjaya MM yang mengungkapkan Denpasar Heritage Food Festival dan Sightseeing merupakan ide cerdas dan cemerlang Walikota Denpasar.

Kedua program ini bukan saja mengangkat citra pariwisata Bali, namun sekaligus menggairahkan potensi lokal terutama UMK yang ada di Denpasar. Apalagi dalam kedua even ini wisatawan dapat menikmati makanan khas Bali . Untuk itu pihaknya sangat mendukung dan mengajak komponen pariwisata ikut mensosialisasikannya.

Kadiparda Kota Denpasar, Drs I Putu Budiasa menyampaikan Denpasar heritage food festival berlangsung hingga 30/12 melibatkan 14 peserta UKM dan kegiatan ini melibatkan international cept asociation (ICA) untuk membantu dalam rasa dan cara pengolahan sehingga higienis.

"Sightseeing Denpasar 2008 merupakan rangkaian atraksi wisata unggulan di Kota Denpasar dirancang menyongsong dan menyukseskan visit Indonesia Year 2008. Sightseeing Denpasar ini dikemas dalam bentuk rentetan kegiatan baik yang diselenggarakan pemerintah, swasta, maupun masyarakat, seperti olah raga, Big Sale, pertunjukan kesenian dsb," kata Budiasa. [137]


Last modified: 7/1/08