Pemerintah menargetkan investasi sektor otomotif tahun 2008 ini akan naik sekitar Rp 5,5 triliun. Target itu lebih tinggi dibandingkan realisasi 2007 yang mencapai Rp 4,15 triliun. Peningkatan investasi itu dilakukan guna menambah kapasitas produksi industri automotif nasional.
Menurut Dirjen Industri Alat Transportasi dan Telematika, Departemen Perindustrian Budi Darmadi, total produksi mobil pada tahun 2007 mencapai 420.000 unit. Pada 2008, produksi mobil diproyeksikan mencapai 525.000 unit.
Sedangkan untuk motor, produksi tahun ini diproyeksikan mencapai 4,8 juta unit, naik dibandingkan 2006 sebesar 4,4 juta unit. Untuk 2008, produksi motor diproyeksi menembus 5,3 juta unit.
Sementara itu Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Bambang Trisulo mengatakan, target penjualan mobil pada 2008 diprediksi menembus angka 525.000 unit atau naik 20 persen dibandingkan tahun ini sebesar 425.000 unit. [L-11]
Fuji Heavy Industries produsen kendaraan Subaru berencana memasarkan kendaraan listrik secara massal pada 2009 mendatang. Rencana tersebut satu tahun lebih awal dari target semula. Presiden FHI, Ikuo Mori mengatakan, saat ini terdapat 40 unit kendaraan listrik yang telah diuji coba oleh konsumen di Jepang. FHI menargetkan selama tahun pertama, penjualan kendaraan listrik tersebut akan mencapai 100 unit.
Pada September 2007, FHI mengumumkan bahwa pihaknya telah mengembangkan teknologi isi ulang baterai terbaru pada model kendaraan listrik R1e. Teknologi tersebut memungkinkan pengisian baterai hanya 8 menit dengan kapasitas 80 persen atau dua kali lipat dari versi sebelumnya.
Sedangkan pada Oktober lalu, FHI memperkenalkan model kendaraan listrik 5 penumpang G4e. Kendaraan yang ditenagai dengan baterai lithium ion tersebut dapat menempuh jarak 200 km setiap pengisian ulang. [Reuters/L-11]