SUARA PEMBARUAN DAILY

"Marmut" Listrik Penjelajah Kota

sp/setia lesmanaMitsubisi i-MiEV.

Pekan lalu, SP berkesempatan menjajal kendaraan yang murni 100 persen bertenaga listik, Mitsubishi i-MiEV. Mobil mungil ibarat marmut ini menampilkan kejutan menarik karena mampu berlari dengan kecepatan maksimal mencapai 160 km/jam.

Keistimewaannya, "marmut" listrik ini bersuara halus karena memang tidak menggunakan mesin seperti layaknya mobil biasa, namun menggunakan baterei yang tahan digunakan selama enam jam. Banyak wartawan terkecoh dan mengira si marmut ini belum nyala, karena tidak terdengar suara mesin.

Memasuki kabin si marmut, SP merasakan suasana kabin tergolong luas untuk sebuah mobil berdimensi panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm dan tinggi 1.600 mm. Tubuh redaksi yang berspesifikasi 174 cm (tinggi) dan 85 kg (berat) tidak merasa terganggu saat masuk ke kabin maupun ketika duduk mengendalikan si mungil ini.

Pengoperasian mobil ini sangat mudah. Begitu kunci kontak diputar ke posisi on, maka tunggu beberapa detik akan muncul kata-kata ready di panel instrument, maka itu artinya mobil sudah siap dijalankan. Istimewanya, kendati "mesin" sudah dihidupkan, namun suara kebisingan dan getarannya tidak terdeteksi.

Saat diujicoba di trek lurus yang membentang sekitar 150 meter itu, SP sempat mencoba akselerasinya yang mengundang decak kagum. Hanya dalam hitungan detik saja, mobil dapat melaju kencang hingga mencapai kecepatan 60 km/jam. Penasaran dengan maksimal kecepatannya, SP pun mengulangi lagi dengan mencoba kecepatan lebih tinggi di trek lurus. Tidak terasa kecepatan 130 km per jam berhasil dicapai dalam waktu singkat.

President Director PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), Fumio Kuwayama mengatakan, sebetulnya kecepatan maksimal Mitsubishi i-MiEV yang mungil ini bisa mencapai 160 km/jam. Sayangnya SP tidak boleh mencobanya di luar kompleks kantor pusat KTB. Sedangkan kemampuan remnya ternyata sangat andal untuk ukuran city car.

Namun bukan berarti, si marmut ini tidak punya kelemahan. Menurut SP, kelemahan utama Mitsubishi i-MiEV, terletak pada besarnya daya listrik yang dibutuhkan saat mengisi ulang tenaganya. Mobil ini berkekuatan 3.500 watt, sebuah daya listrik yang tidak umum bagi kebanyakan rumah tangga Indonesia.

Seorang kawan bercanda, paling orang Indonesia sih ngisinya di kantor, biar gratis listriknya. Benar juga sih, kalau harus mengisi baterei dengan daya sebesar itu selama enam jam, dipastikan tagihan rekening listrik akan melonjak tajam. Wah, ternyata mobil ramah lingkungan di Indonesia itu masih ibarat mimpi ya? [L-11]


Last modified: 4/1/08