[DES MOINES] Pemilihan pendahuluan Presiden Amerika Serikat (AS) akan digelar pada Kamis (3/1) melalui Kaukus Iowa. Dalam sejarahnya, Kaukus Iowa merupakan panggung tempat kandas atau terwujudnya impian-impian para kandidat Presiden AS.
Ribuan penggalang dukungan bagi para calon presiden (capres) dari Partai Demokrat, seperti Hillary Clinton, Barack Obama, serta sejumlah kandidat utama yang lain, disebar ke seantero Iowa.
Mereka melakukan berbagai aksi simpatik, mulai dari menawarkan jasa mengasuh bayi, membersihkan tumpukan-tumpukan salju, hingga memberi tumpangan mobil bagi warga Iowa yang membutuhkan.
Semua dilakukan dalam rangka memobilisasi dukungan dalam Kaukus Iowa yang akan digelar di tengah dinginnya malam yang bersalju. Pada menit-menit terakhir menjelang digelarnya Kaukus Iowa, Kamis malam, para kandidat menawarkan berbagai janji dan komitmen dalam kampanye-kampanye mereka yang ditayangkan dalam siaran prime time di televisi.
"Setelah tujuh tahun pemerintahan ini berjalan, kita akhirnya memiliki peluang untuk meraih awal baru," ungkap Senator Hillary Clinton dari Partai Demokrat. Hillary sangat berhasrat menorehkan sejarah baru perpolitikan Amerika untuk menjadi presiden perempuan yang pertama.
Sementara, Barack Obama, yang berupaya keras menjadi presiden kulit hitam pertama di AS mengatakan, Kaukus Iowa memungkasi pesan akan harapan perubahan perpolitikan Amerika, sebagaimana disampaikan dalam kampanye selama hampir setahun terakhir.
"Membayangkan dan kemudian memperjuangkan apa yang semula tampak tidak mungkin terjadi. Dan, itulah yang akan kita tuju dalam waktu 48 jam dari sekarang," ungkap Obama, Rabu (2/1).
Sementara John Edwards, yang terimpit di tengah pertarungan ketat tiga kandidat presiden dari Partai Demokrat, berkampanye semalaman di tur bus "Marathon for the Middle Class", pada Rabu.
Jajak pendapat Zogby yang dilakukan tiap hari, pada Rabu memperlihatkan persaingan sangat ketat antara Obama dengan Hillary. Zogby menempatkan Hillary dengan dukungan 28 persen bersama Obama. Dua kandidat itu hanya unggul dua poin dibandingkan Edwards, yang juga mantan kandidat Wakil Presiden AS.
Untuk kandidat dari Partai Republik, jajak pendapat Zogby telah menempatkan mantan Gubernur Arkansas, Mike Huckabee dengan dukungan 28 persen, sedangkan Mitt Romney dengan dukungan 26 persen. [AFP/Rtr/E-9]