SUARA PEMBARUAN DAILY

Kalbar Terancam Perkelahian Antarkelompok

[PONTIANAK] Secara kualitas permasalahan yang perlu dihadapi dan diwaspadai di Kalimantan Barat (Kalbar), khususnya tahun 2008 adalah perkelahian antarkelompok yang menjurus kepada etnis. Demikian karena potensi itu masih ada dan tahun 2008 akan dilangsungkan pemilihan bupati di empat daerah kabupaten dan satu wali kota.

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Kalbar Suhadi SW kepada SP, Kamis (3/1).

Dapat dikatakan sebenarnya Kalbar sudah berpengalaman dalam melaksanakan pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung. Di mana selama dua tahun terakhir ini ada tujuh daerah kabupaten dan provinsi yang sudah melaksanakan pemilihan dan semua berjalan aman dan lancar.

Namun, potensi perkelahian antarkelompomk yang menjurus kepada etnis masih ada. Secara khusus pada tahun 2008 ada 5 daerah yang akan melaksanakan pilkada yaitu Kabupaten Sanggau, Kayong Utara, Kubu Raya, Pontianak, dan Kota Pontianak.

Menghadapi pesta pemilu secara langsung dan kondisi yang akan timbul saat pelaksanaan pilkada, peranan dari tokoh masyarakat secara keseluruhan sangat dibutuhkan. Jika tidak diantisipasi secara dini akan yang menjadi kekhawatiran kemungkinan besar akan terjadi dan dampaknya masyarakat secara keseluruhan akan merasakan.

Selain kondisi menghadapi pilkada, tantangan tugas yang dihadapi Polda pada masa yang akan datang akan semakin berat. Sebab gangguan kamtibmas akan terus mengalami perkembangan sesuai perkembangan dinamika masyarakat.

Untuk itu, pimpinan Polda sudah menentukan langkah kebijaksanaan operasional yang bertumpu pada kesatuan kewilayahan. [146]


Last modified: 3/1/08