SUARA PEMBARUAN DAILY

Target Wajar 9 Tahun Terancam Gagal

[JAKARTA] Program wajib belajar (Wajar) pendidikan dasar (Dikdas) 9 tahun yang ditargetkan bisa tuntas pada 2008 ini, terancam gagal. Sebab, sejumlah kebijakan pemerintah untuk program tersebut, tidak konsisten dengan komitmen pemerintah sendiri.

"DPR pesimistis dengan target tuntas Wajar pendidikan dasar 2008," kata Wakil Ketua Komisi X DPR Anwar Arifin, kepada SP, di Jakarta, Rabu (2/1). Anwar mengemukakan, masih banyak persoalan yang belum dituntaskan. Misalnya, belum adanya kejelasan mengenai anggaran dan pembagian kewenangan serta tanggung jawab antara pemerintah pusat dan daerah.

Menurut dia, Instruksi Presiden (Inpres) No 5/2006 tentang Gerakan Nasional Percepatan Penuntasan Wajar Dikdas 9 Tahun dan Penuntasan Buta Aksara masih belum direspons secara baik dan diimplementasikan secara nyata oleh kalangan pemegang kebijakan di Indonesia, baik di tingkat pusat maupun daerah. "Kalau begini caranya, Inpres itu hanya akan menjadi sekadar pepesan kosong belaka," katanya.

Menurutnya, banyak inkonsistensi kebijakan di dalam pelaksanaan Wajar Dikdas 9 Tahun. Misalnya, dalam kebijakan mengenai penetapan jumlah murid, guru, dan sarana/prasarana serta penentuan indikator-indikator keberhasilan.

Ditemui terpisah, Kepala Pusat Informasi dan Humas Depdiknas Bambang Wasito Adi tetap optimistis. Diakui salah satu kendala utama dalam penuntasan program Wajar Dikdas 9 Tahun adalah dua PP yang masih proses harmonisasi di Departemen Hukum dan HAM. [W-12]


Last modified: 2/1/08