Jaya Ancol Bowling (JAB) kembali menggelar Grand Final Asian Bowling Assosiation (ABF) Tour yang akan dilaksanakan 11-13 Januari mendatang. Hal itu disampaikan oleh pengelola JAB, Christina Koo, ketika dihubungi SP Rabu (2/1). Grand final ABF Tour ini akan diikuti oleh peboling-peboling terbaik Asia. Di bagian putra akan diikuti oleh 36 peboling Asia, dan di bagian putri diikuti oleh 32 peboling Asia. Peboling yang mengikuti Grand Final ABF Tour, bukan atas kehendak negara pengirim, melainkan berdasarkan peringkat ABF.
Itu sebabnya, tidak semua peboling Indonesia bisa ikut dalam turnamen ini, meskipun Indonesia adalah tuan rumahnya. Peboling Indonesia yang berhak mengikuti ABF Tour, di bagian putra hanya satu orang, yaitu Ryan Lalisang. Sedangkan di bagian putri cukup banyak yakni empat peboling Mereka masing-masing, Tannya Roumimper, Shalima Zhalsa, Putty Armein, dan Happy Soediyono.
Sebelum dilaksankanan Grand Final ABF Tour 11-13 Januari 2008 di Jakarta, ABF (Asian Bowling Federation) telah melaksanakan enam kali turnamen serupa di enam kota di Asia, di antaranya di Jakarta dua kali, yaitu setiap event Grand Final ABF Tour dan sekali ABF Tour biasa yaitu yang dilaksankana pada Juni lalu.Kota lainnya yang dipilih untuk menyelenggarakannya kejuaraan yang cukup bergengsi ini adalah Bangkok, Ryad, Hongkong, Manila dan Singapura. ABF akan menentukan peringkat terbaik Asia setelah melenyelesaikan Final pada Januari mendatang di Jakarta. [W-6]
Sebanyak enam pecatur memastikan diri lolos dari seleksi nasional (Seleknas) Sirkuit ASEAN yang diselenggarakan Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) di Diklat PLN Cengkareng, Tangerang, 20-30 Desember 2007. Mereka adalah MI Ivan Situru, MI Salor Sitanggang, MF Syarif Mahmud, MF Tirta Chandra Purnama, MNW Tri Handayani dan MNW Norasa Verdiana.
Keenam pecatur tersebut akan bergabung dengan para pecatur Indonesia lainnya yang sudah langsung lolos seperti MI Danny Juswanto dan MIW Irene Kharisma Sukandar untuk mengikuti ASEAN Chess Circuit putaran pertama di Tarakan, Kaltim, 8-19 Januari 2008. Belum diketahui siapa yang akan memimpin tim catur Indonesia ini. Yang jelas sebelum terjun ke turnamen yang cukup bergengsi ini, mereka perlu berlatih bersama telrebih dahulu.
Ada tiga kategori turnamen internasional di Tarakan tersebut, yaitu kategori Grandmaster (GM), Master Internasional (MI) dan Grandmaster Wanita (GMW). Setiap kategori terdiri dari 12 pecatur kawasan ASEAN di mana enam di antaranya merupakan pecatur tuan rumah. ASEAN Chess Circuit yang diprakarsai oleh ASEAN Chess Confederation (ACC) direncanakan berlangsung empat putaran. Tiga putaran berikutnya akan dilaksanakan di Vietnam, Singapur dan Filipina. "Tujuan dari menyelenggarakan sirkuit catur ASEAN ini agar para pecatur kawasan Asia Tenggara tidak perlu jauh-jauh dan mahal ke Eropa untuk mengejar gelar Grandmaster misalnya," ujar Wakil Presiden ACC Utut Adianto ketika dihubungi SP Rabu (2/1). [W-6]