Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) berharap tahun 2008, tidak ada lagi tindak kekerasan oleh kelompok tertentu terhadap agama lain, seperti Ahmadiyah atau agama serta aliran kepercayaan lainnya.
Demikian pernyataan politik PDP yang dibacakan Sekretaris Pimpinan Kolektif Nasional (PKN) PDP, Didi Supriyanto, di Jakarta, Senin (31/12). Turut hadir dalam acara menyampaikan pernyataan poltik itu adalah Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indnesia, Petrus Selestinus, salah satu Pimpinan Kolektif Nasional PDP, Sukowaluyo Mintorahardjo.
PDP mendesak pemerintah agar menghukum para pelaku kekerasan terhadap agama dan kelompok kenyakinan tertentu. PDP juga berharap, pada tahun 2008, penegakkan hukum dilakukan secara profesional, bukan tebang pilih. "Selama tahun 2007, penegakkan hukum hanya dilakukan untuk membunuh lawan politik," kata Didi. [E-8]