
SP/Ignatius Liliek
Diva Indonesia, Krisdayanti, Ruth Sahanaya dan Titi DJ tampil pada konser tutup tahun bertajuk "Tiga Diva" di Jakarta, Senin (31/12).
esta menyambut Tahun Baru 2008 di Hotel Gran Melia, Jakarta memang untuk penonton berkelas. Meskipun harga tiket antara Rp 4,5 juta- Rp 9,5 juta, kursi penonton "An Evening with 3 Diva" terisi penuh. Sajian pentas musik gemerlap nan megah tapi tak murah.
Kabar tak sedap soal harga tiket konser 3 diva Krisdayanti, Titi DJ, dan Ruth Sahanaya memang cukup santer. Sejumlah kalangan sempat berkomentar miring, apalagi berkaitan dengan rentetan musibah dan bencana yang terjadi belakangan ini. Di hadapan penonton, Titi juga sempat berkomentar soal tersebut.
"Honor kami yang mahal ini dibayar penonton lho! Oleh karena itu, kami akan berikan yang terbaik," ujarnya sebelum melantunkan lagu Senyuman.
Sementara itu, Humas Konser 3 Diva Hana Hoed mengatakan tiket sudah laku 90 persen pada dua hari sebelumnya. Hotel Gran Melia sudah pernah mengundang KD dan Titi DJ, beberapa tahun yang silam, untuk mengisi acara tahun baru. Hal tersebut yang membuat mereka berkeinginan mengundang ketiganya di akhir tahun 2007.
"Harga tiket yang mahal akan sebanding dengan penampilan terbaik mereka. Untuk beberapa kategori, tiket sudah termasuk paket menginap di hotel untuk dua orang," ujar Hana di sela-sela konser, Senin (31/12).
Seorang penonton, Ani yang datang bersama keluarga berkomentar positif. "Konsernya bagus. Spektakuler!"
Adis, yang datang bersama Ani mengungkapkan, "Acaranya seru. Harga yang mahal terbayar dengan penampilan mereka yang bagus."
Kecelakaan kecil, tersangkutnya gaun KD saat akan naik ke atas panggung setelah menyanyikan I'm Sorry Good Bye, tidak mengurangi kemeriahan konser berdurasi sekitar 90 menit tersebut. Nico Siahaan sebagai pemandu acara turut meminta bantuan petugas panggung membantu KD membetulkan gaunnya yang tersangkut.
Titi DJ sempat mengungkapkan, tepuk tangan penonton merupakan sesuatu yang penting bagi penyanyi di atas panggung.
"Anda semua adalah bulan-bulan dan bintang-bintang di ruangan ini. Kalau penonton memberi tepuk tangan yang lebih meriah, saya akan menyanyi dengan lebih bersemangat," ujar Titi yang tidak ditemani suaminya, Ovy, karena sedang band /rif berada di Semarang.
Mengenang Chrisye
Lebih dari 25 lagu yang mereka bawakan, beberapa di antaranya medley. Beberapa lagu Chrisye turut dibawakan 3 Diva untuk mengenang musisi legenda tersebut. Diawali oleh hits Untukku, serta beberapa hits Chrisye lain seperti Serasa, Cintaku dan Hip-Hip Hura.
Tidak hanya mengenang Chrisye, lagu dari beberapa grup band dan penyanyi terkenal Indonesia juga dibawakan oleh kelompok yang terbentuk ketika Erwin Gutawa menggelar konser "Tribute To Koes Plus/Koes Bersaudara".
Uthe sempat membawakan hits milik Iwan Fals, Ijinkan Aku Menyayangimu, Demi Waktu milik Ungu, dan tembang milik Samsons, Kenangan Terindah. Sementara tembang Cinta milik Melly Goeslaw yang biasanya dibawakan bersama KD, malam itu dibawakan oleh KD bersama dengan Uthe.
Diiringi lagu All Night Long, petugas serentak membagikan terompet sehingga suasana ballroom semakin ramai dan meriah. Saat penghitungan mundur mulai dari minus 10 detik, Nico dan 3 Diva mengajak seluruh orang yang ada di ruang tersebut untuk sama-sama menghitung detik-detik terakhir tahun 2007 memasuki 2008.
Nuansa Putih dan Perak
Panggung dan dinding sisi ballroom dihiasi nuansa putih dan perak. Gaun yang dipakai tiga penyanyi papan atas itu pun menyesuaikan dengan nuansa acara yang disutradarai Inet Leimena. Begitu juga dengan seluruh pemain musik pimpinan Dian HP yang juga menggunakan pakaian putih.
Pada bagian awal konser, ketiga diva mengenakan gaun putih dan perak. Gaun yang dipakai saat konser merupakan rancangan Ade Sagi dan juga dari perancang pilihan masing-masing.
Dalam konser tersebut, 3 Diva melakukan tiga kali ganti gaun. Di bagian tengah konser, mereka sempat menggunakan gaun hitam. Titi Dj tampil anggun dengan gaun tersebut saat membawakan medley lagu miliknya Tak Akan Ada Cinta Yang Lain, Jangan Berhenti Mencintaiku, dan Sang Dewi.
Dengan sama-sama mengenakan gaun hitam, Titi dan KD berduet membawakan lagu Bahasa Kalbu yang sudah diaransemen dengan irama yang lebih cepat. Di tengah lagu, mereka sempat berdansa, sayang, gerakan terlihat kurang kompak.
Jelang detik-detik tahun 2008, tiga diva berganti kostum yang lebih berwarna seiring dengan suasana yang lebih meriah. Titi DJ dengan gaun merah menyala, KD menggunakan gaun warna kuning cerah, dan Uthe dengan gaun hijau terang.
Di akhir konser, 3 diva membawakan lagu-lagu milik masing-masing bersama-sama, di antaranya yaitu, lagu Matamu milik Titi, Astaga milik Uthe, dan hits Bidadari milik KD. Sebagai penutup, mereka sempat menghaturkan terima kasih kepada para penonton yang hadir dan ucapan agar semua lebih sukses di tahun 2008.
Konser akhir tahun tersebut juga menarik minat tokoh pemerintahan seperti Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, dan Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Theo L Sambuaga.
"Saya datang ke konser ini atas ajakan anak-anak," ujar Ratu Atut.
[DMP/U-5]