
[SEOUL] Manajemen Kia Motors Corp. (KMC), Rabu (2/1) di Seoul, Korea Selatan menegaskan, perusahaannya menargetkan kenaikan pendapatan perusahaan tahun 2008 senilai 23 triliun won atau US$ 24,6 miliar.
Angka itu merupakan bukti adanya kenaikan sekitar 21 persen pendapatan hasil penjualan mobil yang diperoleh KMC dibanding target yang ditetapkan pada 2007. Produsen mobil nomor dua di Korsel itu mengungkapkan, kepada Korea Exchange, dari sisi jumlah unit mobil yang dijual, mereka menargetkan 1,7 juta unit tahun 2008. Tahun lalu Kia menjual 1,37 juta unit.
Sementara pada awal Desember 2007 lalu manajemen perusahaan itu pun merencanakan untuk mengekspansi produksi di luar. Kebijakan ini untuk mencapai rencana produksi satu juta unit per tahun hingga pertengahan 2009.
Langkah itu termasuk meningkatkan penjualan di pasar Tiongkok hingga mencapai 440.000 unit per tahun, demikian dikutip dari situs resmi KMC. Untuk mencapai sasaran di pasar Tiongkok KMC membentuk usaha patungan bersama mitra setempat, Dongfeng Yueda Koa Motor. Peningkatan kerja sama ini ditandai dengan dibukanya pabrik Kia yang kedua di Provinsi Jiangsu Tiongkok. Pabrik senilai US$ 800 juta merupakan sarana produksi terintegrasi untuk membuat mobil penumpang. Pabrik ini sekaligus untuk menjamin terlaksananya rencana produksi satu juta unit tahun 2009 ke pasar luar negeri.
Bila pabrik itu sudah beroperasi penuh, menurut situs KMC, maka kapasitas produksi bisa mencapai 300.000 unit. Dan totalitas produksi pabrik di Tiongkok mencapai 430.000 unit. Sementara itu, jumlah produksi pabrik di Slovakia, yang sudah beroperasi sejak 2006, akan direncanakan mampu menghasilkan 300.000 unit mobil per tahun.
Jadi, produksi pabrik-pabrik KMC di luar negeri (termasuk di Georgia, Amerika Serikat yang direncanakan mulai beroperasi pertengahan 2009), menurut perusahaan itu, dapat mencapai 1,01 juta unit. [Rtr/E-4]