SUARA PEMBARUAN DAILY

Gelombang Pasang Merendam Madura

[SUMENEP] Gelombang pasang air laut yang naik selama dua tiga hari terakhir merendam kawasan Pasar Sapeken di Pulau Sapeken dan Pasar Masalima di Pulau Masalembo, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim).

Hingga Kamis (29/11) pagi, genangan air laut setinggi lutut orang dewasa sekitar 50 sentimeter di Pasar Sapeken dan Pasar Masalima masih berlangsung. Dilaporkan pula genangan air pasang juga ikut merendam sedikitnya puluhan unit rumah penduduk.

Bupati Sumenep KH Moh Ramdlan Sirajd yang dikonfirmasi SP, Kamis pagi menjelaskan, ada dua pulau kecil yang masuk gugusan Pulau Sapeken yang dihuni sekitar 600 jiwa penduduk ikut terendam air pasang.

"Mereka tetap bertahan di tempat-tempat yang relatif aman, karena sulit dievakuasi ke Pulau Sapeken yang hanya dapat ditempuh melalui jalur laut. Padahal kondisi gelombang air laut pasang selama beberapa hari terakhir tidak memungkinkan untuk dilayari karena dilaporkan setinggi enam meter," ujarnya.

Masih menurut Bupati, tim SAR yang dapat menjangkau pulau-pulau yang kini terancam tenggelam di Pulau Sapeken hanya dengan pesawat helikopter. "Kalau sudah begini, baru kita sadari pentingnya trasportasi yang efektif melalui udara," ujarnya.

Ia menambahkan, perlunya ada fasilitas pendaratan dan tempat pengisian bahan bakar pesawat (kecil) di sejumlah pulau-pulau di kawasan Kabupaten Sumenep.

Diungkapkan pihaknya sudah melaporkan benca-na ini kepada Gubernur Jatim, Imam Utomo. [070]


Last modified: 28/11/07