SUARA PEMBARUAN DAILY

"Go Go Gasing"

Dukung Anak Bermain Sambil Beraktivitas

istimewaProgram ÒGo Go GasingÓ di Jakarta.

Teknologi yang semakin canggih tidak hanya memberi dampak positif pada masyarakat. Bagi anak-anak, kemajuan teknologi juga memberi pilihan hobi dan aktivitas yang kurang memacu sensor motorik. Hanya terpaku di hadapan televisi atau layar monitor, karena sibuk menonton televisi atau bermain game.

Untuk itu, Astro Ceria menghadirkan acara Go Go Gasing Roadshow yang mengajak anak-anak untuk bermain sambil bergerak. Sehingga sensor motorik pun terangsang dan membuat perkembangan mereka menjadi lebih baik kelak.

Dalam roadshow, anak-anak diajak untuk ikut berbagai lomba. Untuk permainan utama, dibutuhkan tim yang beranggotakan dua orang anak. Mereka boleh mengikuti acara ini tanpa dipungut biaya, asalkan berusia 8-12 tahun.

"Program Go Go Gasing sendiri sudah ditayangkan sejak Desember 2006 dan menjadi program unggulan di Astro Ceria. Acara ini mendapatkan banyak peminat ," tutur R Adityawati atau Tya, Manajer Humas Astro kepada wartawan pekan lalu.

Bukti tingginya minat masyarakat terlihat pada jumlah peserta roadshow di tiap-tiap kota. Di Semarang saja, terdapat 1056 orang anak yang mendaftarkan diri. Belum di kota-kota lainnya.

Selain menggelar acara akbar di mal-mal, Go Go Gasing juga mengunjungi enam sekolah di tiap kota. Para siswa di diajak bermain dengan format permainan yang sama seperti yang ditayangkan di televisi maupun digelar di mal.

"Para orangtua biasanya tertarik karena kegiatan yang kami gelar melibatkan aktivitas fisik anak-anak," tutur Lili, dari Astro Ceria.

Menurut Tya, rencananya program ini akan digelar secara tahunan, dan mulai merambah daerah-daerah lain di Indonesia. Sementara itu, psikolog anak, Clara Istiwidarum Kriswanto melihat kegiatan dalam program ini positif bagi anak-anak. Apalagi, melihat anak-anak masa kini yang lebih banyak menghabiskan waktu di depan televisi atau komputer.

"Alternatif permainan yang melibatkan aktivitas fisik ini akan mengimbangi perkembangan fisik dan psikologis anak. Anak juga belajar berinteraksi dan berkompetisi sehat dengan anak-anak lain, sehingga selain perkembangan fisiknya optimal, perkembangan psikologisnya juga terasah. Anak akan dapat mengenali kemampuan dirinya dibandingkan dengan anak lain dan mampu mengembangkan sikap saling menghargai," jelas Clara.

Ia melanjutkan bahwa permainan-permainan yang melibatkan aktivitas tubuh secara optimal akan dapat meningkatkan kecerdasan kinestetik dan jasmaninya. Seorang anak yang cerdas seluruh tubuhnya akan mampu menjaga koordinasi, fleksibilitas dan keseimbangan tubuh. Ini akan membuatnya optimal pula dalam menyatakan perasaan-perasaannya, mengembangkan ide-idenya dan menyelesaikan permasalahannya. [D-10]


Last modified: 29/11/07