Dunia usaha sangat mendukung target pembangunan milenium (MDG) 2015 yang disetujui 189 negara, termasuk Indonesia. PT Riau Andalan Pulp and Paper bekerja sama dengan Pemprov Riau mensosialisasikan masalah tersebut.
Hal ini diungkapkan Vice President PT Riau Andalan Pulp and Paper, Fakhrunnas Jabbar kepada SP, baru-baru ini. Menurut dia, dalam rangka mensosialisasikan hal itu, beberapa waktu lalu telah dilakukan simposium yang melibatkan 200 peserta dari instansi pemerintah, perguruan tinggi, tokoh masyarakat, mahasiswa, perusahaan, LSM dan media. Target pembangunan milenium antara lain meliputi pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesetaraan gender, kesehatan keluarga, pencegahan penyakit menular utama, dan konservasi lingkungan. [MUL/Y-4]
Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menyiapkan pinjaman hingga Rp 1 triliun untuk PT Pupuk Kalimantan Timur. Pendanaan sebesar itu akan disiapkan dalam berbagai skim, karena selama ini kedua BUMN tersebut hanya kerja sama dalam skim kredit konsumsi. Demikian dikemukakan, Direktur Kredit Korporasi BNI, Achmad Baiquni dalam penandatangan kerja sama pemberian kredit konsumsi oleh BNI ke Pupuk Kaltim yang berlangsung di Jakarta, Selasa (27/11).
"Mereka belum ada outstanding kredit, tetapi kalau kebutuhannya Rp 1 triliun kami sanggup penuhi," kata Baiquni. Dalam kerja sama tersebut, BNI menyisapkan pinjaman sebesar Rp 600 miliar yang akan digunakan Pupuk Kaltim untuk mengakuisisi 20.000 hektare Lahan kelapa sawit dan membangun pabrik biodiesel. [B-15]
![]()
SP/Ruht Semiono
Sejumlah warga antre mendapatkan minyak tanah di Meruya Selatan, Jakarta Barat, Rabu (28/11). Untuk satu liter warga harus membayar minyak hingga Rp 3.000, namun hingga November 2007 program konversi minyak tanah ke gas elpiji dapat menghemat biaya subsidi minyak tanah sampai 100.000 kilo liter atau senilai Rp 700 miliar.
![]()
SP/Alex Suban
Sebuah truk membawa sepeda motor baru di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (28/11), untuk dikirim ke dealer. Dari data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia, sampai Oktober 2007 penjualan motor nasional mencapai 3.807.985 unit, sementara penjualan motor nasional sepanjang 2006 mencapai 4.427.342 unit, atau masih belum mengejar penjualan 2006.