SUARA PEMBARUAN DAILY

Terminal Khusus Otomotif Dukung Ekspor Mobil

SP/YC Kurniantoro

Wakil Presiden Jusuf Kalla, didampingi Menteri Perhubungan Jusman Syafei Djamal (kiri), meninjau kendaraan yang akan diekspor ke Thailand seusai peresmian Jakarta Car Terminal (JCT) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (28/11). JCT yang dibangun khusus untuk ekspor dan impor kendaraan ini menghabiskan dana Rp 200 miliar serta dapat menampung 350 ribu kendaraan per tahun.

[JAKARTA] Kehadiran terminal khusus otomotif (Jakarta Car Terminal) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, sangat mendukung kegiatan ekspor impor di Indonesia khususnya Toyota. Apalagi, hingga saat ini Toyota merupakan eksportir mobil terbesar di Indonesia.

Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor, Johnny Darmawan di Jakarta, Rabu (28/11) mengatakan, sebagai pengguna kargo otomotif terbesar di Indonesia, Toyota menyambut baik peresmian penggunaan terminal khusus otomotif yang diresmikan Wakil Presiden Jusuf Kalla tersebut.

Dikatakan, pada tahun 2006 ekspor Toyota tercatat sebanyak 75.610 unit kendaraan dari 136.913 unit kendaraan yang diekspor Indonesia. Sementara untuk periode Januari-Oktober 2007, ekspor Toyota telah mencapai 85.485 unit, atau 63,63 persen dari total 134.331 unit ekspor kendaraan dari Indonesia. Produk yang diekspor tersebut antara lain Avanza, Kijang Innova, dan Fortuner.

Sementara itu, berdasarkan data Gaikindo tahun 2006, peringkat ekspor kedua dan ketiga ditempati oleh Suzuki dan Isuzu. Masing-masing dengan total unit ekspor sebesar 34.323 unit dan 26.460 unit.

Wakil Presiden Jusuf Kalla, Rabu (28/11) meresmikan penggunaan terminal khusus otomotif di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Luas terminal ini 7,38 hektare. Terminal berkonsep pelayanan bongkar muat terintegrasi ini dibangun dengan dana Rp 200 miliar. Terminal ini menyediakan beberapa fasilitas antara lain lapangan seluas 7,3 hektare, tiga unit mesin pencuci mobil otomatis, workshop seluas 180 m2, dan kantor seluas 750m2.

Terminal ini dibangun untuk mengakomodasi ekspor impor otomotif yang semakin meningkat setiap tahunnya. Diproyeksikan pada tahun 2012 angka ekspor mobil ini akan mencapai 830.316 unit kendaraan. Rencananya terminal ini akan mulai beroperasi penuh Februari 2008. [N-3]


Last modified: 28/11/07