SUARA PEMBARUAN DAILY

Harga Pertamax Naik Lagi 1 Desember

[JAKARTA] Pertamina memastikan, pada 1 Desember harga bahan bakar minyak (BBM) khusus seperti pertamax, akan kembali dinaikkan. "Kenaikannya rata-rata 10 persen, karena harga minyak mentah dunia masih tinggi. Untuk BBM industri, belum ditentukan. Tetapi, pastinya juga akan naik," kata Deputi Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Hanung Budya di Jakarta, Rabu (28/11).

BBM khusus yang dijual Pertamina, yakni pertamax, pertamax plus, bio pertamax, dan pertamina dex. Pada 15 November lalu Pertamina sudah menaikkan harga BBM non subsidi tersebut rata-rata juga sebesar 10 persen dibanding harga per 1 November 2007.

Untuk wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat harga pertamax yang berlaku saat ini Rp 6.950 per liter, naik dari sebelumnya Rp 6.250 per liter. Harga pertamax plus Rp 7.150, bio pertamax Rp 6.950, dan pertamina dex Rp 8.100 per liter.

Menurut Hanung, kenaikan harga BBM khusus untuk wilayah lain rata-rata juga akan sebesar Rp 600-800 per liter.

Seiring kenaikan harga minyak mentah dunia, yang kini bertahan di kisaran mendekati US$ 100 per barel, Pertamina memutuskan melakukan penyesuaian harga BBM non subsidi setiap dua pekan, dipersingkat dari penyesuaian sebelumnya yang dilakukan setiap satu bulan. Khusus untuk BBM industri, harga baru yang berlaku setiap dua pekan hanya berlaku bagi pembelian melalui agen dan bunker. Pembelian langsung ke Pertamina, seperti yang dilakukan industri skala besar yang melakukan kontrak pembelian jangka panjang dengan Pertamina, tetap mengikuti harga lama.

Menurut Hanung, saat ini volume penjualan BBM industri melalui agen dan bunker hanya sekitar delapan persen dari total penjualan BBM industri. Sisanya, sebanyak 92 persen sudah terikat kontrak pembelian jangka panjang dengan Pertamina. [H-13]


Last modified: 28/11/07