SUARA PEMBARUAN DAILY

Philips Kuasai Pasar Lampu AS

[AMSTERDAM] Philips Electronics NV yang bermarkas di Amsterdam Belanda, sepakat membeli produsen lampu di Amerika Serikat (AS), Genlyte Group Inc., senilai US$ 2,7 miliar . Dengan mengakuisisi perusahaan itu, maka Philips menjadi nomor satu di bisnis produksi lampu di negeri Paman Sam itu.

Dengan kata lain Philips sepakat membeli 52 persen saham perusahaan AS itu dengan harga US$ 95,5 per lembar saham. Penutupan perdagangan saham hari Jumat minggu lalu, harga saham Genlyte tercatat hanya US$ 62,67.

Menurut Philips, Senin (26/11), di Amsterdam, Belanda, kesepakatan akuisisi itu muncul setelah dewan direksi Genlyte mengusulkan soal penjualan saham perusahaan itu kepada para pemegang saham. Dan ternyata para pemahang saham perusahaan AS itu pun setuju.

Harga jual saham itu, ungkap Victor Bareno, analis dari Sekuritas SNS, adalah wajar. Dan pembelian saham itu, sebenarnya sejalan dengan strategi perusahaan Belanda itu untuk memperkuat posisi mereka di pasar bola lampu.

"Ini sebuah langkah yang baik. Bahkan memperkuat keberadaan dan sekaligus memperkuat bisnis utama Philips," tegas analis dari Petercam, Eric de Graaf.

Dia menambahkan, harga jual saham itu cukup wajar. Dan jumlah saham yang dibeli itu juga memperlihatkan betapa serius perusahaan Belanda tersebut ingin mengembangkan sayap bisnisnya di negeri orang.

Tahun lalu secara keseluruhan unit produksi lampu menyumbangkan 20 persen dari total nilai penjualan Philips yaitu sebesar 26,98 juta euro.

Kuasai Pasar

Bila ditinjau dari pangsa pasar, dengan mengakuisisi Genlyte akan semakin memperkuat kedudukan Philip bercokol di posisi nomor satu di pasar produk lampu di Amerika Serikat. Posisi ini bahkan mampu mengalahkan pesaing tedekatnya yaitu General Electric Co, dan Osram produksi Siemens AG, ungkap Theo van Deursen, CEO Philips Divisi Bola Lampu.

"Jumlah dan nilai saham yang kita tawar tampaknya tidak memungkinkan pihak lain untuk ikut dalam proses akuisisi tersebut," kata van Deursen.

Genlyte, perusahaan yang merancang, membuat dan menjual lampu sampai kini masih menguasai pasar beberapa jenis lampu di AS.

[WSJ.Com/E-4]


Last modified: 28/11/07