![]()
SP/Mike Wangge
Tiga petinju wanita Pelatnas SEA Games bergambar bersama pelatihnnya usai latihan di Pintu VII Stadion Utama Gelora Bung Karno Senin (29/10). Dari kiri, Yunike Basira (52 kg), Rumiris Simarmata (48 kg), Yunike Rotty (46 kg), dan Ninong (pelatih).
[JAKARTA] Petinju putri Pelatnas SEA Games, Rumiris Simarmata (48 kg) berani menargetkan merebut medali emas di arena SEA Games, Thailand, Desember mendatang. Hal itu disampaikannya seusai berlatih bersama petinju Pelatnas di Pintu VI, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (29/10).
Rumiris merupakan satu dari tiga petinju putri Indonesia yang lolos seleksi menuju SEA Games. Meskipun cabang tinju hanya menargetkan satu medali emas dari bagian putra, namun petinju putri asal Sumut berusia 28 tahun ini tetap bertekad untuk bisa menyumbangkan medali emas dari tangannya. "Itu target pribadi saya," tutur Rumiris. Target emas itu ternyata tidak sekadar "isapan jempol" belaka. Pelatih tinju khusus untuk putri, dari Rusia, Sergey Matkelov, dan pelatih Indonesia Ninong juga menyatakan optimistis terhadap Rumiris. Harapan itu didasari oleh perolehan perunggu yang direbut petinju itu pada SEA Games 2005 di Manila, Filipina. Berdasarkan pengalaman di SEA Games dua tahun lalu itulah Rumiris menilai peta kekuatan tinju wanita pada kelasnya (48 kg) ada di empat negara, yakni Thailand, Filipina, Indonesia, dan Myanmar. Bahkan dia mengatakan peraih medali emas di kelas 48 kg dari Thailand, belum tentu lebih baik dari yang lain termasuk dirinya.
"Dia cuma menang tinggi saja sekitar 182 sentimeter. Saya lihat kekuatannya cuma di jab saja, nyaris tak ada pukulan straight yang dilontarkan hampir sepanjang ronde," tuturnya. Itu sebabnya, Rumiris bertekad untuk merebut medali emas di kelas itu. Mengenai dua petinju wanita lainnya, Yunike Rotty (46 kg), dan Yunike Busira (52 kg), Inong mengatakan mereka masih junior sehingga belum berharap banyak dari keduanya ini, kecuali mendapatkan pengalaman bertarung.
Berbeda dengan pandangan Rumiris serta Ninong, Wakil Sekjen PB Pertina (Persatuan Tinju Amatir Indonesia), Syamsul Anwar, mengatakan untuk SEA Games kali ini, Indonesia tidak berharap banyak dari tim yang ada sekarang. "Kita baru bisa berbicara setidaknya dua hingga empat tahun mendatang. Sekarang, berjalan dengan apa yang dimiliki saat ini," tutur mantan juara nasional kelas welter tahun 1970-an ini. [W-6]