SUARA PEMBARUAN DAILY

Dampak Lumpur Lapindo

PT KA Selesai Perbaiki Rel

[SIDOARJO] Rel kereta api (KA) yang melengkung di sekitar kawasan lumpur panas bercampur gas antara Desa Ketapang, Kecamatan Tanggulangin sampai Desa Siring, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, sudah selesai diperbaiki. Petugas menggergaji rel, meluruskan, lalu menyambung kembali. Rel itu melengkung karena terjadi penurunan tanah.

"Rel yang diperbaiki di KM 32.700-KM 34.000 tersebut bersifat sementara karena tanahnya masih labil," kata Kepala Seksi Jalan dan Jembatan PT Kereta Api Daerah Operasi VIII Surabaya, Suseno, Senin (29/10).

Menurut Suseno, meskipun rel sudah diperbaiki tetapi KA yang lewat tetap harus mengurangi kecepatan sampai 10 kilometer per jam. Jalur tersebut menghubungkan Surabaya-Sidoarjo ke arah timur Pasuruan-Probolinggo-Jember sampai Banyuwangi. Sedangkan ke arah selatan menuju Malang dan Blitar.

Waswas

Meskipun rel melengkung, perjalanan KA tetap dilakukan. Para penumpang merasa waswas, takut gerbong tergelincir. "Kami bersyukur jika rel melengkung sudah diperbaiki," kata Kasidjo, karyawan Kantor Gubernur Jatim di Surabaya yang setiap hari menumpang KA pergi-pulang Malang-Surabaya.

PT Kereta Api, lanjut Suseno, meminta Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) segera membuat saluran lumpur sepanjang dua kilometer antara Desa Ketapang, Kecamatan Tanggulangin sampai Siring, Kecamatan Porong, yang rawan terjadi luapan lumpur. Upaya itu untuk melindungi rel dari luberan lumpur yang sering terjadi. Jalur tersebut cukup padat. Dalam sehari, sedikitnya 40 rangkaian kereta api melintas, mulai pukul 05.00 WIB sampai 23.30 WIB.

Sementara itu, Humas BPLS, Achmad Zulkarnaen mengatakan pihaknya kini mempercepat pembuatan tanggul di ring III Siring. Pembangunan tanggul itu untuk melindungi rel dan Jalan Raya Porong, dari luberan lumpur pada musim hujan. "Pengerjaan tanggul sepanjang 800 meter dan lebar 10 meter dipercepat. Targetnya, sebelum musim hujan tiba, sudah selesai," kata Achmad. [080]


Last modified: 30/10/07