[JAKARTA] Mobil Suzuki APV warna hitam dengan pelat nomor palsu B 8512 MV yang digunakan Yogi Permana menculik Raisah (5) berhasil ditemukan polisi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Kendaraan jenis minibus itu plat nomor aslinya B 2764 KI milik Ahmad Dahlan, warga Tebet, yang disewa penculik dengan harga Rp 300.000 per hari. Mobil tersebut digunakan untuk menculik Raisah sepulang sekolah di kawasan Jatiwaringin, Jakarta Timur, Rabu (15/8) siang.
Setelah menyewa mobil, kelompok penculik siswi TK ini, selanjutnya mengganti plat nomor palsu yang dibuat di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.
Kepala Satuan Kejahatan dan Kekerasan (Satjatanras) Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Dirsersekrimum) Polda Metro Jaya AKBP Fadil Imran mengatakan, pengungkapan atau penemuan mobil milik warga Tebet itu setelah dilakukan interogasi terhadap Yogi Permana Cs.
"Alamat mobil itu telah kami ketahui dan selanjutnya pemilik kendaraan tersebut akan segera dimintai keterangan," ujar Fadil kepada SP Senin (27/8).
Dikatakan, dalam pengembangan penyidikan kasus Raisah, polisi telah menetapkan lima tersangka dan menyita sejumlah barang bukti antara lain, mobil sedan Timor warna krem yang digunakan kawanan penculik membawa korban ke beberapa lokasi di Jawa Barat, sampai akhirnya ditangkap di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Dilepaskan
Di sisi lain, Polda Metro Jaya akhirnya melepaskan Sarita Anggraeni, istri kedua Yogi Permana dari sel tahanan dengan pertimbangan wanita berusia sekitar 25 tahun itu tidak terbukti menculik Raisah, apalagi sebagai dalang kejahatan tersebut.
Wakil Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya AKBP Sri Wuryani HD yang dikonfirmasi terpisah membenarkan Sarita telah dipulangkan oleh tim penyidik Satjatanras yang menangani kasus Raisah.
Menurut Wuryani, hasil penyidikan sesuai fakta di lapangan ternyata tidak ditemukan adanya keterlibatan Sarita, namun wanita asal Tasikmalaya, Jawa Barat tersebut dikenakan wajib lapor sebagai saksi.
Sarita yang sedang mengandung tiga bulan itu mengakui mengenal keluarga Said Ali. Dia sempat ditangkap dan ditahan Polda Metro Jaya sejak Jumat (24/8), selanjutnya wanita muda tersebut menjalani pemeriksaan intensif.
Sementara itu, Jimmy Darllen (38) dan Suzi Zahret (32) ayah dan ibu kandung Fernando Azizko alias Edo (17), tersangka penculik Raisah mendatangi Polda Metro Jaya, Senin (27/8), menjenguk putra tercintanya yang dijebloskan ke sel tahanan Mapolda Metro Jaya bersama empat tersangka lainnya sejak, Jumat (24/8).
"Anak saya mungkin saja sudah dicuci otak oleh Yogi Permana. Pasalnya, sejak mengenal Yogi banyak perubahan pada diri Edo. Kami nilai tidak mungkin anak saya punya nalar menculik, karena selain pendiam dia juga cenderung penakut," ujar Jimmy yang ditemui pers seusai menjengguk Fernando di Mapolda Metro, Senin.
Pertemuan siswa SMA 35 jurusan IPS dengan orangtuanya tersebut merupakan pertemuan pertama sejak ia ditahan. Sebelumnya, beberapa perwakilan SMA 35 juga menyempatkan menjengguk tiga siswa SMA tersebut yang terlibat kasus penculikan Raisah, di sel tahanan Mapolda Metro. [G-5]