SUARA PEMBARUAN DAILY

Album Ketiga Opick Tanpa Target

istimewa Opick

Penyanyi religi Opick kembali meluncurkan album baru. Album berjudul Ya Rahman itu merupakan album ketiga, setelah Istighfar (2005) dan Semesta Bertasbih (2006). Meskipun terbilang "mencuri start" dari pakem peredaran album religi di bulan Ramadan, Opick mengaku tidak memasang target.

"Saya tidak pasang target apa-apa. Terserah biarkan nanti pendengar yang menilai. Album saya yang dulu juga begitu. Kalau laku, ya syukur Alhamdulillah," ujar Opick di sela-sela peluncuran album Ya Rahman di Jakarta, baru-baru ini.

Album ketiga Opick sekaligus merupakan bukti eksistensi dan konsistensi pria bernama asli Rofiq Lil Firdaus dengan genre tembang-tembang Islami. Ya Rahman dikerjakan kurang dari satu tahun, sejak kehadiran album kedua.

"Inspirasi lagunya dari mana-mana. Kebanyakan dari kehidupan sehari-hari. Pengalaman saya, dan pengalaman teman-teman. Seluruh lagu ini saya garap sejak album kedua. Jadi begitu album kedua selesai, saya langsung menulis lagu," tuturnya.

Di album produksi Nadhijrah ini, Opick menempatkan lagu Taubat sebagai single pertamanya. Taubat bermakna kepasrahan seorang hamba Tuhan tatkala tiba di satu titik dan menyadari kesalahannya. Pesan universal pada liriknya mampu menembus sekat agama, etnis, usia, dan gender. Boleh disebut, Taubat merupakan tembang, religi semua umat. Penggarapan klip video Taubat dikerjakan Hanung Bramantyo, yang mengangkat potret kehidupan masyarakat sekitarnya.

"'Latar belakang cerita tentang kehidupan pekerja seks komersial (PSK),waria, dan anak sekolahan yang tawuran. Saya jadi bekerja sama dengan PSK sungguhan. Siapa saja berhak merasakan kasih sayang Tuhannya, bahkan yang merasa paling hina sekali pun" tutur Opick tentang single terbarunya itu.

Satu hal yang unik dari album ketiga Opick adalah atmosfer musik Minang. Simak saja tembang Alhamdulillah yang cukup kental meramu alunan musik Minang. Boleh jadi itulah gaya Opick yang pernah sukses memasukkan unsur musik Jawa Tombo Ati. Ada juga permainan musik cello, piano,dan orkestra yang membuat album ini lebih terasa lebih kompleks

Nama Opick memang sontak meroket sejak tembang Tombo Ati yang dicuplik dari album kompilasi Tausiyah, Dzikir dan Nasyid Ustad Arifin Ilham (2004). Lagu tersebut bahkan sempat menjadi lagu tema program bulan suci RCTI.

Tombo Ati adalah lirik yang dikenal sejak zaman Wali Sanga dalam misi penyebaran agama Islam di Pulau Jawa dan sekitarnya. Di tangan Opick, lagu tersebut dapat menjadi tembang rakyat atau komunitas kaum pesantren. Dia mampu memberikan improvisasi nada yang terdengar enak di telinga.

Assalamualaikum merupakan single kedua yang dijadikan hit. Judul tersebut bermakna salam dan doa sejahtera bagi semua umat manusia. Seolah lagu itu menjadi salam Opick bagi para penggemarnya yang telah menantikan tembang-tembang religius islami. Dalam album ketiga ini, Opick juga menawarkan lirik berwarna perjalanan spiritual berhaji yang menjadi rukun Islam kelima bagi kaum muslimin. [U-5]


Last modified: 27/8/07