![]()
Istimewa
Direktur Utama PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (BSP) Ambono Janurianto (kiri) bersama Direktur Utama PT Bakrie & Brothers Tbk Bobby Gafur Umar, meninjau pembangunan Seed Garden Project (Kebun Induk) milik BSP di Kisaran, Asahan, Sumut, baru-baru ini. Tanaman induk untuk kebun bibit kelapa sawit seluas 272 hektare ini berasal dari Costa Rica.
[KISARAN] PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk (BSP) memproduksi bibit unggul kelapa sawit di Kisaran, Sumatera Utara. Selain untuk kebun kelapa sawit milik BSP sendiri, rencananya bibit ini juga akan di jual ke pasar mulai 2011.
"Benih unggul ini memungkinkan penanaman kelapa sawit lebih banyak yaitu dari 140 pohon per hektare (ha) menjadi 160 pohon per ha," kata Support Vice President BSP Arie Wibisono, di Kisaran, Minggu (26/8).
Dikatakan, proyek kebun bibit (Seed Garden Project) ini mulai menghasilkan biji yang siap ditanam pada tahun 2011 dengan jumlah 600.000 biji. Setiap tahun produksinya akan bertambah. Pada tahun itu 2012 jumlahnya mencapai 3,8 juta benih dan tahun 2014 menjadi 6,6 juta.
"Potensi produksi akan dicapai pada 2018 dengan jumlah 15 juta benih. Kami juga bisa meningkatkan kapasitas produksi benih menjadi 50 juta benih," katanya seraya menambahkan sejumlah investor sudah melakukan pendekatan untuk membeli.
Menurut Arie, tren peningkatan nilai ekonomis minyak sawit dan produk turunannya di pasar internasional mendorong BSP mengembangkan material Tenera secara komersial dengan bibit dari Costa Rica di Seed Garden Project.
Benih baru itu ditargetkan bisa menghasilkan 40 ton tandan buah segar (TBS) per ha dengan tingkat rendemen 25 persen dan masa produksi lebih dari 25 tahun. Ini berarti ada peningkatan 10 ton TBS dibanding tanaman kelapa sawit yang ada sekarang.
Harga benih sawit di pasar saat ini, kata Arie, berada pada kisaran Rp 6.000 per biji. Dia memperkirakan BSP dapat menjual di bawah harga itu pada saat benih tersebut di lempar ke pasar. Dia memperkirakan keuntungan BSP bisa bertambah lima persen bila nantinya sudah dapat memakai dan menjual benih ini.
Seed Garden Project merupakan kerja sama BSP dengan ASD de Costa Rica sebagai penyedia tanaman induk dura dan tanaman induk psifera, yang akan menghasilkan Tenera komersial.
Pembangunan kebun induk dilakukan pada 2006-2009 dengan total areal 262 ha di Serbangan Estate, Kisaran terdiri dari tujuh ha pembibitan dan kebun induk 255 ha.
Bambang menjelaskan pembangunan nursery seluas tujuh ha itu dimulai pada 1 Agustus 2006. Meski Seed Garden baru berproduksi pada 2011, jumlah produksi komersial sekitar 600.000 bibit baru cukup untuk memenuhi kebutuhan kebun BSP sendiri. [M-6]