SUARA PEMBARUAN DAILY

Kapolri Pun Menghibur Tim Voli Indonesia

SP/Bernadus Wijayaka

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) Jenderal Polisi Sutanto (kanan) ikut berjoget bersama para pemain Indonesia pada saat pelepasan tim ke Kejuaraan Asia Voli, di Jakarta, Kamis (23/8).

Di tengah kesibukannya sebagai orang nomor satu di jajaran kepolisian, Jenderal Polisi Sutanto masih menyempatkan diri untuk menghadiri upacara pelepasan tim bola voli putra dan putri yang akan tampil di Kejuaraan Asia, Kamis (23/8) lalu di Jakarta. Pada saat itu, hadir pula pemain voli pantai putra dan putri yang akan mengikuti berbagai kejuaraan di luar negeri.

Tim voli indoor putri akan bertanding di Kejuaraan Asia di Thailand pada 5 hingga 13 September, sedangkan tim putra menjadi tuan rumah pada kejuaraan yang digelar 31 Agustus sampai 9 September. Di Jakarta, Kejuaraan Asia putra digelar di dua tempat, Istora dan Tenis Indoor Gelora Bung Karno.

Sutanto memang harus hadir ke upacara pelepasan itu karena, selain menjadi Kapolri, Sutanto juga menjadi orang nomor satu di jajaran Pengurus Pusat Persatuan Bola voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI). Sutanto merupakan ketua umum di organisasi voli nasional periode 2005-2009.

Untuk memberikan semangat kebersamaan kepada seluruh atlet, Sutanto tidak segan-segan berjoget bersama dan kemudian menyumbang lagu dalam acara yang berlangsung di restoran kawasan Taman Ria Senayan, Jakarta. Dengan diiringi lagu-lagu dangdut, seperti Terajana dan Kucing Garong, Sutanto mengajak para pemain voli, baik putra maupun putri berjoget bersama. Tidak ada jarak atau perbedaan di antara mereka. Sutanto yang biasanya selalu diiringi pengawalnya larut bergoyang mengikuti irama di tengah-tengah pemain.

Sekretaris Umum PP PBVSI, Nyoman Sukesna juga ikut berjoget. Ketua Panitia Kejuaraan Asia voli Brigjen Polisi Yudi Susharyanto pun sesekali turun gelanggang. Semua larut dalam joged tersebut. Setelah itu, Sutanto pun tampil ke atas panggung untuk membawakan lagu melankolis "Endless Love". "Lagu ini saya bawakan sebagai bentuk sayang yang tidak pernah habis kepada atlet yang akan bertanding nanti," katanya.

Selain itu, pria yang menjabat sebagai ketua umum PP PBVSI itu sejak September 2005 itu juga mendendangkan lagu milik grup band Radja, Jujur. Ternyata, suara Sutanto merdu dan enak untuk dinikmati.

Motivasi

Selesai menyanyi, Sutanto pun meminta para pemain gantian bersenandung. Kapten tim putra Indonesia, Erwin Rusni pun turun gelanggang. Ia menyanyikan beberapa lagu, seperti Don't Forget To Remember milik grup musik legendaris, Bee Gees. "Kami merasa tersanjung dan gembira, ketua umum (PP PBVSI) menyanyikan lagu buat kami. Begitu besar perhatian beliau untuk kami. Beliau memberikan motivasi yang luar biasa kepada kami. Kami berjanji akan bermain sebaik mungkin di lapangan nanti," kata Erwin Rusni, yang merupakan pemain paling senior di tim Indonesia.

Melepas atlet yang akan bertarung di berbagai arena internasional tampaknya memang sudah menjadi tradisi di PBVSI.

Menjelang keberangkatan ke Asian Games Doha 2006, Sutanto juga mele- pas atlet dengan bebera- pa lagu, bahkan di antaranya berduet dengan mantan Ketua Umum PP PBVSI Rita Subowo, yang kini menjadi ketua umum KON dan KOI. [SP/Bernadus Wijayaka]


Last modified: 25/8/07