SUARA PEMBARUAN DAILY

Ferrari Percaya Diri di Turki

AFP/MUSTAFA OZER

Para mekanik Tim Ferrari sedang mendorong kendaraan Kimi Raikkonen meninggalkan area pit menuju lintasan pada sesi latihan menjelang Grand Prix Turki di Sirkuit Istanbul Park, Jumat (24/8).

[ISTANBUL] Duel ketat antara dua tim terkuat di F-1, Ferrari dan McLaren bakal berlangsung sejak sesi kualifikasi Grand Prix (GP) Turki, Sabtu (25/8) hingga balapan Minggu (26/8). Catatan waktu yang diraih Kimi Raikkonen pada sesi latihan Jumat (24/8), membuat Ferrari percaya diri mereka mampu memimpin jalannya lomba. Sirkuit Istanbul Park disebut-sebut sangat cocok dengan pembalap Ferrari.

Saat masih membalap di Tim McLaren, Raikkonen merupakan juara GP Turki pertama. Kemudian tahun berikuntnya (2006), giliran Felipe Massa yang juara bersama Ferrari di Istanbul.

Kini kedua pembalap bernaung di satu tim. Pengalaman mereka menang di Istanbul Park pasti menjadi modal utama. Tim Scuderia memang tengah membidik gelar keenam di musim ini. Dari 11 seri yang sudah berlangsung, McLaren unggul dengan kemenangan satu seri (6) dari Ferrari. Sisa enam seri yang ada, termasuk Turki diyakini Presiden Ferrari, Luca Montezemolo menjadi milik timnya. "Kami punya potensi menang di sisa seri yang ada. Namun untuk mewujudkannya kami mesti tampil sempurna," tegasnya.

Dari hasil keseluruhan latihan, Jumat, catatan waktu terbaik untuk satu putaran dicapai dua pembalap Ferrari, Raikkonen dengan satu menit, 27,988 detik dan Massa yang mencetak satu menit, 28,391 detik. Catatan waktu itu dihasilkan pada sesi latihan pertama, Jumat pagi. Pembalap McLaren, Lewis Hamilton mampu meraih waktu tercepat di sesi latihan kedua, petang hari. Namun catatan waktu pembalap Inggris itu, satu menit, 28,469 detik hanya menempatkannya di posisi ketiga keseluruhan.

Adanya regulasi yang melarang uji coba di Sirkuit Hungaroring (Hongaria) dan Istanbul, membuat tim-tim F-1 punya rencana untuk menempatkan kendaraan pacuan mereka di lintasan selama mungkin untuk mengumpulkan data sebanyak-banyaknya pada sesi latihan. Namun kenyataannya tidak seperti yang diharapkan. Sesi latihan berlangsung dengan adanya bendera merah dikibarkan, tanda sesi latihan mesti dihentikan. Peristiwa terjadi di sesi kedua karena lepasnya penutup lubang saluran pembuangan di tikungan ke-10. Sesi latihan terhenti selama setengah jam. Kemudian menjelang tiga menit terakhir, sesi latihan kembali terhenti akibat kecelakaan yang dialami pembalap Tim Super Aguri Anthony Davidson.

"Dihentikannya sesi latihan membuat kami terpaksa menyingkat program yang telah disiapkan. Kami tengah konsentrasi menemukan setingan yang tepat untuk kendaraan serta mengevaluasi pemakaian dua ban yang digunakan untuk balapan. Kami tak memiliki masalah pada dua kendaraan kami di lintasan. Rasanya kami percaya diri menatap pekan balapan," jelas Luca Baldisserri dari Ferrari.

Masalah

Sementara duet pembalap McLaren, Hamilton dan Alonso sempat mengalami masalah di sesi latihan awal akibat ceceran minyak dari girboks kendaraan. Perubahan arah angin di lintasan juga sempat membuat kendaraan MP4-22 yang dipacu Hamilton mengalami understeer yang terjadi karena ban depan tak mendapatkan daya cengkeram sesuai dengan keinginan pengemudinya. Kendaraan cenderung bergerak lurus ketika menikung. "Kami sudah mampu tampil bagus," tegas Hamilton. [Rtr/AP/L-9]


Last modified: 25/8/07