
[LONDON] Klub yang tengah "naik daun", Manchester City, kembali menunggu sentuhan "sang play boy" dari Swedia, Sven-Goran Eriksson saat menghadapi tantangan berat "The Gunners" Arsenal dalam lanjutan Liga Utama Inggris di Stadion Emirates, London, Sabtu (25/8).
City, nama klub yang kini sahamnya dimiliki oleh mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Sinawatra tersebut memang sedang bersinar, seiring dengan prestasi mereka memimpin klasemen sementara Liga Utama Inggris dengan nilai sempurna, sembilan dari tiga pertandingan sebelumnya.
City mengakhiri tiga pertandingan itu dengan kemenangan, yaitu mengalahkan West Ham 2-0, Derby County 1-0, dan terakhir menjungkalkan Manchester United (MU) 1-0. Sejak ditangani mantan pelatih tim nasional Inggris tersebut, kekuatan City cukup mumpuni.
Mengenai hal ini, Eriksson menjelaskan, sebenarnya semua orang tidak tahu mengenai kemampuan beberapa pemain City.
"Akan tetapi, kami tidak mau menjadikan semuanya ini sebagai suatu keberuntungan. Pasalnya, pelatih selalu melihat video mengenai permainan para pemain dari pekan sebelumnya. Saya juga kira Arsene Wenger (pelatih Arsenal) juga akan melakukan ini. Jadi, saya tidak berpikir kami akan hidup terlalu lama dalam keterkejutan orang," kata Eriksson.
Untuk itu, Eriksson akan mengubah permainan timnya dengan taktik lain. Tujuannya tentu saja untuk menggapai kemenangan. Akan tetapi, Eriksson tetap mengandalkan Dietmar Hamann di sektor tengah. Pemain veteran ini akan memimpin sektor tengah City dengan didampingi Michael Johnson dan Stephen Ireland.
Dari kubu Arsenal, Wenger akan menyambut kembalinya Emmanuel Adebayor yang sudah fit setelah cedera otot. Pemain asal Togo akan menambah kekuatan serangan Arsenal yang selama ini dibangun oleh Robin van Persie.
Sementara itu, "The Reds" Liverpool yang bakal bertandang ke Sunderland, sudah pasti kehilangan kapten timnya, Steven Gerrard yang cedera patah tulang jari kakinya saat menghadapi Sunderland.
Seperti Liverpool, kubu MU yang akan menghadapi Tottenham Hotspur juga kehilangan beberapa pilarnya, seperti striker Wayne Rooney yang cedera dan pemain asal Portugal Cristiano Ronaldo. [AP/F-4]