SUARA PEMBARUAN DAILY

14 Bom Ikan Rakitan Ditemukan di Jember

[JEMBER] Kepolisian Air (Polair) di Pos Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengamankan 14 bom ikan rakitan tanpa detonator di sebuah gubuk tua di kawasan Gunung Watangan, Wuluhan, Jember, Jumat (24/8).

Bom ikan yang biasa digunakan para nelayan mencari ikan itu diduga milik salah seorang perakit yang khawatir bakal digerebek polisi.

Di antara barang bukti bom ikan rakitan yang sudah jadi dan setengah jadi diamankan di Mapolair Puger itu terdapat pula lima kilogram (kg) bahan peledak (handak) jenis Denvo dan belerang padat 0,4 kg. Seluruh bom dibungkus dalam plastik dan kemudian disimpan dalam sak bekas semen. Diduga bom tersebut sedang dalam perakitan, karena tidak diketemukan alat pemicu bom.

"Bentuk handak Denvonya masih berwujud butiran utuh. Kalau sudah lama, butiran itu berubah menjadi serbuk. Jadi ini dapat dipastikan handaknya masih baru dibuang atau sengaja dalam tahap dirakit di tempat jauh dari rumah penduduk," ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Pudji Astuti, yang dikonfirmasi Jumat (24/8).

Penemuan bom ikan di kawasan Gunung Watangan itu bermula dari laporan penduduk yang secara kebetulan menemukan bungkusan aneh saat hendak menggarap tanah pertaniannya. Sampai Sabtu pagi, polisi masih melakukan penyisiran guna menyingkap pemilik bom rakitan tersebut.

Menduga

Beberapa nelayan Pantai Puger yang dikonfirmasi terpisah menduga, ada di antara mereka yang biasa melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bom ikan. "Kalau polisi jeli, dengan mudah menelusuri jejak pemilik bondet itu," ujar salah seorang nelayan yang enggan di- sebutkan namanya.

Nelayan yang lain mengakui, mayoritas nelayan Puger tidak menyukai penangkapan dengan bom ikan, karena selain membahayakan nyawa juga merusak biota laut.

Namun, perlu diingat, musibah ledakan bom ikan yang menghancurkan belasan rumah nelayan dan menewaskan Riswoko, beberapa waktu lalu membuktikan, bom ikan juga dipakai segelintir nela- yan yang tidak memahami kelestarian lingkungan. [070]


Last modified: 25/8/07