SUARA PEMBARUAN DAILY

Warta

Oikumene Expo 2007 Ditunda

Panitia Pelaksana Oikumene Expo 2007 yang dibentuk Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Wilayah DKI Jakarta, menunda acara pameran, yang semula akan dilaksanakan 23-26 Agustus 2007, menjadi 27-30 September 2007. Pemberitahuan itu disampaikan Ketua Umum Panitia Pnt Ir Ichtiar Ndruru. Tertundanya acara itu disebabkan persiapan dan waktu yang terlalu singkat.

"Panitia memerlukan persiapan yang lebih matang untuk mencari donatur dan sponsor dan lainnya. Untuk itu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya", kata Ichtiar Ndruru. Lokasi kegiatan tetap di Kampus Univer- sitas Kristen Indonesia (UKI) di Jl Mayjen Sutoyo, Cawang, Jakarta. [R-8]

Wartawan Kristen INKommunity

Sekelompok wartawan Kristen di Jakarta membentuk komunitas yang diberi nama INKommunity. Pertemuan pertama yang dihadiri sekitar 30 wartawan dari berbagai media di Ibukota, dilakukan baru-baru ini di Jakarta dalam bentuk seminar dan diskusi. Kegiatan yang menghadirkan pembicara Pdt Erastus Sabdono itu mengambil topik "Wartawan, Kekristenan & Industri Media".

Menurut salah satu anggota Dewan Penasihat, Kristanto Hartadi, yang juga Pemimpin Redaksi Sinar Harapan, INKommunity ingin melihat sekelompok wartawan Kristen yang kompeten dan berdedikasi tinggi, yang dengan hati nurani yang telah Tuhan berikan, bersedia memperjuangkan pendirian melalui profesi yang mereka geluti. Pada akhirnya diharapkan dapat menghasilkan berita yang sensitif, advokatif dan mampu mempengaruhi opini publik, terutama bagi kekristenan di Indonesia.

"Misi kami hendak menyokong, memberdayakan dan melengkapi wartawan Kristen dalam pertumbuhan profesional dan spiritual. Sedangkan nilai-nilai kami adalah pertumbuhan pribadi, profesionalisme, nasionalisme, pluralisme, dan etika Kristen", kata Kristanto.

INKommunity terbuka bagi wartawan Kristen di mana saja, dan saat ini telah memiliki jaringan komunikasi melalui mailing list di internet. [R-8]

Kamp Kerja Pemuda GKJJ

Sekitar 45 orang dari Komisi Pemuda Gereja Kristen Jawa Jakarta (GKJJ) melakukan Kemah Kerja Pemuda (KKP) 2007 dan bakti sosial di salah satu desa tertinggal, yakni di Dusun Ngledok, Kelurahan Ciremo, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, baru-baru ini. Dusun yang terletak 30 km dari Boyolali sangat membutuhkan bantuan dalam bentuk pengadaan dan penyaluran air ke rumah-rumah warga. Desa yang warganya bermata pencarian sebagai petani ini sangat kekurangan sumber air bersih.

Dengan dilandasi Firman Tuhan, yang terambil dari Galatia 6:2 yaitu: "Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus", pemuda GKJJ ini melakukan pengeboran sumber mata air, pendirian bak penampungan untuk air, renovasi MCK umum, pengobatan gratis, pemberian makanan tambahan, penyuluhan posyandu dan program kesehatan gigi anak.

Menurut Ketua Panitia, Titi, melalui wadah Kemah Kerja Pemuda ini, mereka bermaksud membantu meringankan beban masyarakat melalui pembangunan di Dusun Ngledok. "Belajar mendekatkan diri dengan persoalan masyarakat, sarana pembelajaran hidup, serta mempraktikkan iman dan kasih secara nyata dalam masyarakat. Sehingga terjadi hubungan timbal balik yang saling mengasihi dan saling menolong antara kami dengan masyarakat setempat," katanya. [PR/R-8]

Pluralisme Merupakan Kekayaan

Manajer program organisasi Jaringan Islam Liberal (JIL) Novriantoni (32) menilai kebebasan beragama di Indonesia menuju pada perkembangan yang baik karena semakin banyak individu maupun kelompok yang berani mengekspresikan hal-hal yang membuktikan wujud cintanya akan agama yang dipeluknya. Menurut alumnus program pascasarjana Sosiologi Universitas Indonesia, saat ditemui di kantornya di kawasan Utan Kayu, Jakarta Timur, baru-baru ini, apa yang sedang dialami Indonesia ini adalah satu titik puncak, di mana masing-masing orang memiliki kesadaran akan hak mutlak untuk memeluk apa saja yang diyakininya.

Hal ini dipengaruhi juga oleh berkembangnya kebebasan di berbagai aspek secara global, mulai dari kebebasan yang berhubungan dengan partisipasi politik sampai kebebasan mengutarakan pendapat di muka umum.

Kebebasan ini akan berkembang terus-menerus hingga masing-masing individu merasa memiliki hak mutlak terhadap apa yang dianggap benar. Ekspresi yang disampaikan biasanya adalah segala hal yang berhubungan dengan kepentingan golongannya masing-masing.

Menurut Novriantoni, pluralisme yang berkembang di Indonesia menimbulkan dampak positif dan negatif. Positifnya, menambah kekayaan pemikiran karena banyaknya perbedaan. Sedangkan negatifnya, terjadinya shock di tengah-tengah masyarakat yang tidak jarang menimbulkan konflik. [PR/R-8]

Konferensi GBI Keluarga Allah

Gereja Bethel Indonesia (GBI) Keluarga Allah di Solo kembali akan menyelenggarakan Konferensi Per- tumbuhan Gereja (KPG) pada tanggal 10-13 September 2007. Menurut Gembala Sidang GBI Keluarga Allah, Pdt Obaja Tanto Setiawan, seperti yang dikutip dari situs www.gbika.org, konferensi ini perlu bagi gereja untuk terus menggali potensi setiap jemaatnya.

Pdt Obaja mengatakan, seringkali dengan bertumbuhnya jemaat, gereja kurang mengenali bahwa di antara jemaatnya ternyata ada banyak potensi yang belum dikembangkan dalam pelayanan. Ada di antara mereka yang memiliki bakat tetapi belum mempunyai wadah untuk mengembangkan bakatnya tersebut, tetapi ada juga yang sudah mengembangkan bakatnya dengan cara menyalurkannya untuk kegiatan-kegiatan diluar pelayanan di gereja. Kalau gereja bisa menggali dan mengembangkan potensi dari setiap jemaatnya ini, maka saya percaya dampaknya akan sangat luar biasa dan gereja Tuhan bisa melakukan hal-hal yang sangat besar di dalam Tuhan.

Salah satu hal yang juga sangat penting supaya gereja terus membawa dampak yang semakin besar dan bertumbuh tanpa batas, kata Pdt Obaja, adalah dengan menjaga kesatuan. Kesatuan adalah hal yang sangat penting dan merupakan dasar menuju gereja yang terus bertumbuh tanpa batas. Sehebat apa pun orang-orang yang ada di dalam sebuah gereja kalau tanpa adanya kesatuan, maka apapun yang dibangun di atasnya pasti akan roboh. Sebaliknya, dengan kesatuan yang kuat dan solid, maka banyak hal yang dikerjakan gereja Tuhan akan menjadi berhasil dan nama Tuhan dipermuliakan. [S-27]


Last modified: 25/8/07