SUARA PEMBARUAN DAILY

RNI Berkomitmen Kembangkan Biji Jarak

[JAKARTA] PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) berkomitmen mengembangkan tanaman biji jarak sebagai bahan bakar alternatif. Komitmen ini ditunjukkan RNI dengan segera meresmikan pabrik pengolahan biji jarak di Garut, Jawa Barat Oktober mendatang. Pabrik ini merupakan pabrik kedua hasil binaan BUMN itu.

Dirut RNI Rama Prihandana di Jakarta, Jumat (24/8) mengatakan, pengembangan minyak jarak sebagai bahan bakar alternatif harus terus digalakkan.

Hal ini penting karena ketersediaan BBM kian terbatas. Di sisi lain, pengembangan tanaman jarak juga akan meningkatkan pendapatan petani. Langkah ini dapat membantu pemerintah memberantas kemiskinan.

Karena itu, tuturnya, petani jarak pagar tidak perlu khawatir hasil panennya tidak dapat diterima pasar. Sebab RNI akan membeli hasil panen petani jarak pagar. Ditegaskan, tujuan awal dari pengembangan jarak pagar sebagai bahan bakar alternatif tidak berubah. Bahkan, kata dia, RNI sudah menandatangani nota kesepahaman dengan dua perusahaan Uni Eropa untuk pengembangan biodiesel dari jarak pagar.

Terkait hal itu, tutur Rama, RNI sudah menanam jarak pagar seluas 100.000 hektare (ha) di Waingapu, Nusa Tenggara Timur. Lahan ini akan memberikan hasil produksi yang optimal pada 2010 dengan kapasitas 100.000 ton per tahun. [N-3]


Last modified: 25/8/07