![]()
SP/M Kiblat Said
Kapal EAS dilengkapi peralatan canggih akan mengangkat kotak hitam pesawat Adam Air yang jatuh 1 Januari 2007 di Perairan Rangas, Majene, Sulawesi Barat. Kapal milik perusahaan Phoenix International itu tiba di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Kamis (23/8).
[MAKASSAR] Kotak hitam (black box) pesawat Boeing 737-400 milik Adam Air yang jatuh di Perairan Rangas, Majene, Sulawesi Barat, 1 Januari 2007, akan segera diangkat oleh kapal EAS milik perusahaan Phoenix International dari Cyprus, Yunani. Kapal tersebut tiba di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (23/8).
Kapal yang panjangnya sekitar 50 meter dan lebar 7 meter, itu dilengkapi peralatan sonar pendeteksi logam, kapal selam mini dengan kamera pemantau bawah laut yang mampu melakukan penyelaman sampai kedalaman 6.000 meter dari permukaan laut (dpl), kata Joe, awak kapal tersebut, saat merapat di Makassar.
Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VI/Makassar, Laksma TNI Gatot Sudijanto membenarkan, sudah ada penyampaian dari pihak Adam Air bahwa pengangkatan kotak hitam segera dilakukan. Namun, belum ada pihak yang bersedia memberi keterangan resmi mengenai jadwal pengangkatan kotak hitam tersebut.
Siap Membantu
Lantamal masih menunggu informasi dari Komite National Keselamatan Transportasi (KNKT). "Kami masih menunggu informasi dari KNKT. Yang jelas, kami siap untuk membantu pencarian kotak hitam pesawat tersebut," jelasnya.
Pencarian korban dan lokasi jatuhnya pesawat yang menewaskan 102 orang, 96 di antaranya penumpang dan enam awak pesawat, dihentikan sejak Sabtu (27/1), menyusul ditemukannya lokasi jatuhnya kotak hitam oleh kapal milik Amerika Serikat, US Naval Ship (USNS) Mary Sears yang turut dalam operasi pencarian.
Alat towed pinger locator (TPL) 40 Mary Sears, mendeteksi Signal Flight Data Recorder (FDR) pada posisi 03 41 02 S - 118 08 53 T kedalaman 2.000 meter. Benda kedua Cockpit Voice Recorder (CVR) pada posisi 03 40 22 S - 118 09 16 T, kedalaman 1.900 meter.
Di lokasi itulah keluarga korban Adam Air melakukan tabur bunga, Jumat (2/2). Upacara dilakukan karena banyak keluarga korban yang meminta setelah melihat kondisi medan untuk mengangkat bangkai pesawat dan penumpangnya sangat sulit. Pihak Adam Air memfasilitasi mereka ke lokasi menggunakan kapal Tanjung Dalfele.
Kotak hitam pesawat Boeing 737 itu akan mengungkap teka-teki penyebab kecelakaan pesawat tersebut. Tentu, tidak hanya pihak Adam Air yang berkepentingan pada kotak hitam itu, tetapi juga para ope- rator Boeing 737. Mereka membutuhkan untuk mengetahui penyebab kecelakaan sehingga bisa dijadikan pelajaran. [148]