SUARA PEMBARUAN DAILY

Duet Musisi Rusia Meriahkan HUT RI

[JAKARTA] Duet musisi Rusia Vitaly Unitsky (piano) dan Pavel Sedov (biola) tampil di Gedung Kesenian Jakarta, Kamis (23/8) malam dalam rangka memeriahkan Indonesia Independent Art Festival 2007, dan uniknya biola yang dimainkan adalah buatan abad ke-17 yang suaranya masih tetap indah.

Dalam konser yang digelar untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia itu, mereka membawakan karya lima komponis Rusia yang nama dan karyanya telah mendunia. Para komponis itu adalah Pyotr Tchaikovsky (1840-1893), Nikolay Rimsky-Korsakov (1844-1893), Alexander Glazounoff (1865-1936), Sergey Rachmaninoff (1873-1943), dan Sergey Prokofiev (1891-1953).

Konser dibuka dengan lagu The Golden Cockerel, Konzertfantasie (Zimbalist) disusul karya Glazounoff-Zimbalist dalam Grand Adagio (Raymonda). Keduanya tampak kompak ketika membawakan karya Pyotr Tchaikovsky (1840-1893) dalam Russian Dance (Swan Lake), Melodic, dan Valse-scherzo. Permainan nada-nada rendah hingga tinggi dari biola Sedov diiringi dentingan indah piano Unitsky.

Tchaikovsky merupakan salah satu komponis Rusia yang sangat terkenal di dunia musik dan memiliki ciri khas. Karya-karya ciptaannya meliputi semua genre musik dan simfoni, opera, dan balet sampai musik kamar, yang semuanya telah menjadi salah satu simbol kebudayaan Rusia.

Semua karya musik dalam konser ini dimainkan dengan biola yang dibuat pada abad ke-17 oleh seorang tukang biola terkenal Rusia, Andrea Guarneri. Biola tersebut adalah koleksi dari Alat-alat Musik Unik dari Pusat Museum dan Pergelaran Negeri Rusia (ROSIZO).

Duta besar Rusia untuk Indonesia, Alexander Ivanov dalam sambutannya sebelum konser mengatakan seni budaya merupakan sarana untuk memupuk kebersamaan dan mempererat hubungan antarnegara. Demikian halnya dengan penampilan dua musisi Rusia ini diharapkan dapat memupuk hubungan Indonesia-Rusia menjadi semakin baik.

Promosi

Ivanov mengungkapkan musik klasik telah menjadi bagian dari Rusia dan juga disukai oleh sebagian masyarakat Indonesia. Karena itu, kehadiran Unitsky dan Sedov diharapkan dapat menjadi sebuah promosi sekaligus memberi pembelajaran tentang musik klasik bagi pencinta musik klasik di Indonesia.

Vitaly Unitsky lahir di Moskwa pada 1975. Ia tamat dari Konservatori Negeri Moskwa mengikuti kelas fortepiano dengan predikat pujian. Ia juga pernah memenangkan berbagai kompetisi se-Rusia dan internasional.

Dalam perjalanan karirnya di dunia musik klasik, Unitsky pernah mengadakan pertunjukan keliling Swiss, Italia, Amerika Serikat, dan Austria. Kini ia menjadi dosen jurusan orkestrasi musik kamar di tempatnya menuntut ilmu dulu (Konservatori Negeri Moskwa).

Rekannya, Pavel Sedov adalah pemain biola asal Moskwa yang lahir setahun setelah Unitsky (1976). Tamatan Konservatori Negeri Moskwa ini mengambil kelas biola dengan predikat pujian. Disertasinya tentang ciptaan J Heifetz pernah meraih sebuah gelar ilmiah.

Pertunjukan keliling dunia pernah dilakoninya di antaranya di Polandia, Bulgaria, Italia, Prancis, Inggris, Belgia, Turki, Kuwait, dan Korea Selatan. Sebagaimana Unitsky, ia kini mengajar di Konservatori Negeri Moskwa. [U-5]


Last modified: 24/8/07