SUARA PEMBARUAN DAILY

Sosok

AFP - Sylvester Stallone

Didenda

Nasib sial sedang dialami aktor Sylvester Stallone. Dia didenda sebanyak US$ 2.450 oleh pengadilan Sydney, Australia. Stallone terbukti membawa barang yang dilarang masuk ke Australia berupa obat-obatan pembangun tubuh pada Januari tahun lalu.

Menurut Wakil Ketua Hakim persidangan Paul Cloran, bintang film Rocky itu menunjukkan penyesalan perbuatannya selama pemeriksaan pengadilan, sehingga denda yang dikenakan pada Stallone tidak maksimum yang besarnya US$ 18.136.

Sekalipun mendapat pengurangan denda, pihak pengadilan Sydney mengenakan Stallone membayar biaya persidangan sebanyak US$ 8.244.

Seperti yang diberitakan Wenn, pekan lalu, Stallone meminta maaf atas tindakannya membawa hormon pertumbuhan Jintropin ke Australia pada Februari 2007.

Stallone ditangkap di bandar udara Sydney oleh petugas bea cukai yang menemukan hormon itu di kopornya. Kemudian, benda yang sama ditemukan di kamar hotel tempat ia menginap, dan di jet pribadi Stallone. [N-4]

SP/Marcelius Rombe Baan - Mekiko Tanaka

Bidan Jepang

Sepintas, tidak ada yang istimewa di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Terara, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa (15/5). Tetapi di antara pegawai puskesmas yang sibuk melayani peserta keluarga berencana (KB), ada bidan berwajah unik dari yang lain.

"Ibu bidan kita ini, datangnya dari jauh. Dia adalah bidan dari Jepang dan mengabdi di Lombok Timur ini," kata Kepala Puskesmas Terara, dr M Lalu Nazri Fikri memperkenalkan stafnya barunya itu ke kepada SP dan Pelita di sela-sela penutupan Road Show Semarak KB di Lombok Timur, NTB, pertengahan Mei lalu.

Mekiko Tanaka (28) nama bidan itu. Dia adalah bidan di Irion Center, sebuah rumah sakit di Kota Yokkaichi, Jepang. Dia mengikuti program kerja sama pemerintah Jepang melalui JICA yang diperbantukan untuk pembangunan kesehatan di Indonesia, termasuk di Lombok Timur.

Mekiko mengaku sudah dua setengah tahun mengabdi sebagai bidan desa di Puskesmas Terara, Lombok Timur. Semua pelayanan kesehatan dia lakoni di puskesmas itu, termasuk dalam program KB yang mulai digalakkan lagi setelah mati suri pascareformasi.

Kalau di Jepang kata Mekiko, kesadaran ber-KB sudah sangat tinggi. Dan umumnya menggunakan kondom. Menurutnya ber-KB itu baik, karena ,menyangkut perencanaan keluarga. Meski mengakui betah sebagai bidan di Indonesia, dia prihatin dengan kehidupan masyarakat setempat yang belum sadar dengan kesehatannya.

"Buktinya sudah diberi pelayanan kesehatan gratis, toh masih enggan datang ke puskesmas, ya terpaksa kita lebih banyak mendatangi warga ke rumah mereka," tutur Mekiko yang fasih berbahasa Indonesia.

Apa mau tinggal di Indonesia seterusnya? Ya, siapa tahu ketemu jodoh di Lombok Timur. Mekiko hanya tersipu malu. [M-15]

superiorpics.com - Bruce Willis

Menyangkal Hubungan

Pernyataan mengejutkan dilontarkan dari seorang pramuria. Pernyataan itu juga yang membuat aktor Bruce Willis gerah. Sang pramuria bernama M'Bareck didakwa pengadilan karena dituduh membunuh suaminya untuk mendapatkan uang sebanyak US$ 12 juta. Buntutnya, Bintang Bruce, si bintang Die Hard dipanggil juga ke pengadilan.

Seperti dilaporkan Wenn, selain Bruce, orang lain yang dipanggil adalah aktor George Clooney, dan mantan petenis Bjorn Borg untuk hadir di persidangan Jamila M'Barek.

M'Barek dituduh terlibat pembunuhan aristokrat Inggris Anthony Ashley-Cooper pada tahun 2004. Tetapi M'Bareck berusaha membuktikan dia tidak terlibat pembunuhan dengan memperlihatkan bahwa dirinya tidak perlu membunuh Anthony untuk mendapatkan uang.

Pasalnya, M'Barek merasa sudah menjadi jutawan dengan harta yang dimilikinya. Dia mengklaim, dirinya memiliki hubungan sosial yang baik dengan serangkaian orang terkenal, termasuk Willis, Clooney, dan Borg sebelum ia menikah dengan Anthony tahun 2002.

Pengacara M'Barek Franck de Vita mengatakan, M'Barek memiliki hubungan yang "akrab" dengan Clooney dan Willis. "Masih ada selebriti lain, tetapi mereka sudah menikah dan melakukan segalanya untuk menjaga hubungan rahasia ini," kata Vita.

Namun, pihak Willis kepada koran-koran di Inggris seperti The Mail On Sunday membantah pernyataan Vita. Juru bicara itu menyebut, Willis tidak mengenal dan tidak pernah mendengar nama M'Barek sebelumnya. [N-4]


Last modified: 23/5/07