"Kami mencoba memberikan apresiasi pada pihak yang benar. Untuk video klip, kami akan berikan kepada sutradaranya. Begitu pula dengan kategori Lagu Terbaik. Yang kami beri penghargaan adalah pencipta lagunya, bukan sang artis," kata Febry.
![]()
foto-foto:sp/alex suban
Kelompok band Radja bergaya setelah berhasil meraih penghargaan Lagu Paling Ngetop dalam SCTV Music Awards di Jakarta Convention Center, 2006.

[JAKARTA] Stasiun televisi SCTV kembali menggelar pentas SCTV Music Awards untuk keempat kalinya. Acara akan digelar di Assembly Hall Jakarta Convention Center, Jumat (25/5) dan akan disiarkan langsung pada pukul 21.00 WIB. Yang berbeda, tema kali ini adalah Back to School yang terinspirasi oleh suksesnya berbagai Pensi (pentas seni) kreasi para siswa-siswi SMA yang belakangan marak digelar. Tanpa tanggung-tanggung, menurut produser acara, Febry Muthia, pihaknya juga akan melibatkan para siswa SMA sebagai kru panggung atau stage crew dalam acara itu.
Pemilihan tema Back to School bukan tanpa alasan. Tahun ini, SCTV genap berusia 17 tahun, yang jika diibaratkan manusia, masih berada pada tingkat usia remaja. Selain itu, berkaitan dengan tema dan usia yang remaja sekali tadi, nama-nama musisi yang menjadi nominee dalam ajang ini pun separuhnya diisi musisi muda. Apalagi, ajang penghargaan tersebut juga akan dimeriahkan oleh artis-artis muda yakni Ungu, Nidji, Letto dan Gita Gutawa.
"Dari 21 artis atau band yang menjadi nominee tahun ini, terdapat 11 nominee yang merupakan wajah baru, belum pernah masuk sebagai nominee SCTV Music Awards sebelumnya. Sisanya baru diisi oleh wajah lama," tutur Stephanus Halim, Vice President Marketing SCTV yang juga menjadi ketua panitia ajang tersebut kepada wartawan di Jakarta, Selasa (22/5).
Tahun ini, terdapat tujuh penghargaan yang terdiri atas Album Pop Solo, Album Pop Rock Duo/Group, Album Religi, Album Dangdut, Album Pendatang Baru, Lagu Paling Ngetop dan Video Klip Paling Ngetop. Semua nominee dipilih oleh tim seleksi SCTV, yakni para musisi yang meluncurkan album sepanjang 2006 lalu.
Sementara pemenangnya kelak ditentukan oleh polling pesan pendek atau sms dari pemirsa. Selama periode 10 Februari hingga 6 April, SCTV menerima 871.680 pesan pendek dari pemirsa yang ingin berpartisipasi dalam ajang SCTV Music Awards. 309.196 pesan untuk kategori video klip ngetop, sementara 562.484 pesan untuk kategori penyanyi/band.
"Tahun ini, kami juga meniadakan special award, yakni Lifetime Achievement Award. Sebagai penggantinya, kami akan menghadirkan special segment, memberikan penghargaan kepada Chrisye, sang legenda yang telah tiada," lanjut Stephanus.

Penyanyi Agnes Monica menyapa penggemarnya setelah berhasil meraih penghargaan Penyanyi Solo Paling Ngetop dalam SCTV Music Awards di Jakarta Convention Center, 2006.
Melihat daftar nominee tahun ini, pengamat musik Bens Leo mengaku cukup tergelitik. Pasalnya, banyak sekali keragaman dan keunikan yang hadir. Radja, Ungu dan Gigi misalnya. Mereka berdiri di dua tempat, musik rock dan musik religi.
"Begitu pula kehadiran Ratu sebagai nominee, atau Titi Kamal yang hanya menyanyi dalam film dan sebenarnya tidak mau menjadi penyanyi. Bahkan Titi harus bersaing dengan Inul Daratista yang jauh lebih senior. Saya juga melihat, banyak sekali band-band berbakat yang masuk dalam daftar nominee seperti Nidji, Letto atau Ungu," papar Bens.
Persaingan ketat diprediksi akan terjadi pada kategori Album Pendatang Baru. Di sini, grup band Letto, Nidji dan Samsons harus bertarung dengan penyanyi solo Bunga Citra Lestari dan duet Acha & Irwansyah. Begitu pula dalam kategori lain, terutama kategori Album Pop Rock Duo/Group yang dihuni oleh Ada Band, Letto, Nidji, Samsons dan Ungu. Siapakah yang akan memborong piala? Mari kita nantikan bersama. Namun, seperti yang ditegaskan Febry, meski mengandalkan polling pemirsa, SCTV Music Awards sangat berbeda dengan ajang musik lokal lainnya.
"Kami mencoba memberikan apresiasi pada pihak yang benar. Untuk video klip, kami akan berikan kepada sutradaranya. Begitu pula dengan kategori Lagu Terbaik. Yang kami beri penghargaan adalah pencipta lagunya, bukan sang artis," kata Febry. [D-10]