SUARA PEMBARUAN DAILY

Sekilas

Dihitung, Suntikan Modal Askrindo

Bank Indonesia (BI) dan pemerintah sedang menghitung kebutuhan dana untuk memperkuat modal PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo). Perhitungan kebutuhan modal tersebut melalui uji tuntas (due diligence) oleh perusahaan konsultan yang telah ditunjuk.

Gubernur BI, Burhanuddin Abdullah dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Senin (21/5) mengatakan, proses uji tuntas terhadap Askrindo akan selesai pada akhir Mei 2007 ini. "Berbagai skenario sudah disiapkan BI termasuk menghitung berapa kebutuhan tambahan modal Askrindo yang nanti ditempatkan oleh pemerintah," kata dia.

Keduanya sepakat pada Juni 2007 suntikan modal pemerintah kepada Askrindo sudah berjalan. Adapun suntikan modal yang akan diberikan adalah sebesar Rp 1 triliun dalam rangka peningkatan kapasitas jaminannya.

"Kapasitas penjaminan yang dapat dilakukan Askrindo yang masih sesuai dengan prinsip kehati-hatian maksimum 24 kali jumlah ekuitas atau modalnya," kata Burhanuddin. [B-15]

SP/Luther Ulag

Rapat Umum Pemegang Saham Lippo General

Presiden Direktur Lippo General Insurance, Ivan S Budiono (tengah), Komisaris Independen, Frans Lamury (kiri), dan Komisaris Independen, Timoer Soetanto (kanan), berdialog sambil mengamati buku laporan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Paparan Publik, di Jakarta, Rabu (23/5). Paparan publik itu membahas tahun buku 2006.


Last modified: 23/5/07