SUARA PEMBARUAN DAILY

Harimau Sumatra Masuk Perangkap Milik Warga

[BENGKULU] Seekor harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae) masuk perangkap babi yang dipasang warga di bekas perkebunan karet milik PT Mercu Buana, di Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, pekan lalu.

Koordinator Pusat Latihan Gajah Sebelat (PLGS), Bengkulu Utara, Aswin Bangun yang dihubungi SP di Bengkulu, Minggu (6/5), membenarkan hal tersebut. Harimau itu ketika ditemukan dalam kondisi stres berat karena sudah empat hari tidak mendapat makanan dan minum.

Binatang langka itu setelah diangkat dari jerat langsung dievakuasi ke kantor Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS) di Sebelat untuk diberikan perawatan pada bagian kaki kiri yang mengalami luka serta diinfus. Sekarang kondisi kesehatan harimau ini sudah berangsur-angsur pulih, ujarnya.

Dikatakan, perangkap ini sengaja dipasang warga untuk menjaring babi hutan yang sering merusak tanaman pertanian masyarakat. Namun, secara kebetulan ada hariamu yang masuk dalam perangkap tersebut. Begitu mengatahui ada harimau masuk perangkap langsung pemilik perangkap melaporkan hal itu ke kepala desa setempat dan kades melanjutkan laporan tersebut ke Polsek Putri Hijau.

Kepolisian Sektor (Polsek) Putri Hijau langsung menghubungi BKSDA Bengkulu untuk menyelamatkan harimau yang masuk perangkap tersebut. Begitu mendapat laporan pihak BKSDA Bengkulu langsung menuju lokasi dan mengevakuasi binatang tersebut ke kantor TNKS di Sebelat untuk diberikan perawatan, katanya.

Koordinator Polisi Hutan (Polhut) BKSDA Bengkulu, Anthoni menjelaskan, harimau itu kini masih menjalani perawatan di kantor TNKS Sebelat.

Setelah kondisi kesehatannya pulih akan dikembalikan lagi ke habitatnya karena satwa ini sudah tergolong langka dan perlu dilestarikan.

Ketika ditanya jumlah populasi harimau sumatra di Bengkulu, dia mengatakan, ada sekitar 50 ekor. [143]


Last modified: 8/5/07