SUARA PEMBARUAN DAILY

"Hot Babes in Town"

Pentas Musik "SCTV" Meriahkan HUT Kota Semarang

Grup Dewi-dewi

Bendera bergambar kupu-kupu itu sudah dikibar-kibarkan sekelompok pemuda. Mereka rupanya para penggemar berat grup musik Slank yang fanatik. Di kawasan Simpang Lima, Semarang pada Jumat (4/5) malam memang digelar pentas musik berjudul "Hot Babes in Town". Walaupun grup Slank tidak dijadwalkan tampil, penggemarnya seolah tak ambil pusing.

Para pendukung Slank yang berada di bagian depan itu seolah tak peduli. Meskipun band pujaan tidak tampil, bendera Slank tetap saja dikibarkan. Pentas musik gratis itu tidak berlangsung anarkis. Seluruh penonton berlaku tertib dan pertunjukan berjalan lancar.

Pentas musik "Hot Babes in Town" digelar atas kerja sama stasiun televisi SCTV dan pemerintah Kota Semarang. Acara ini sekaligus diselenggarakan dalam rangka menyambut hari ulang tahun Kota Semarang ke-460. Itulah sebabnya, pentas musik ini dapat digelar di pusat kota.

Suasana mulai meriah ketika panggung dibuka pada pukul 19.30 WIB. Penyanyi Ari Lasso menjadi penampil utama. Tetapi Ari tidak sendirian, di atas panggung juga hadir grup orbitan Dewa 19 yakni Dewi-dewi. Panggung menjadi makin meriah saat band musik bergenre komedi, Teamlo naik panggung.

Malam itu, sebagai pembuka, Ari Lasso diduetkan dengan band kocak Teamlo. Sesuai tema Ari Lasso Mengejar Teamlo, acara itu memang dimaksudkan untuk mengocok perut penonton. Artis cantik asal Semarang Asti Ananta cukup representatif di depan penonton Semarang.

Dalam dialog singkat di atas panggung dengan Asti Ananta, Ari Lasso mengaku senang tampil di hadapan publik Semarang. Penonton Semarang berbeda dari daerah lain, meskipun tidak semuanya penggemar. Di hadapan penonton, Ari juga mengaku gemar menyantap makanan khas Lumpia Semarang.

"Meskipun di sini banyak sekali penonton, mereka tetap damai. Mereka menikmati pertunjukan musik ini sehingga acara tetap lancar sekalipun tanpa pengawalan yang ketat," puji Ari.

Para penonton lebih banyak meneriaki nama Ari, agar menyanyikan lebih banyak lagu. Sambutan riuh dari penonton saat Ari melantunkan tembang mellow Hampa. Di bagian akhir, dia melantunkan hit Cinta Terakhir sebagai penutup.

Teamlo lebih banyak melantunkan lagu-lagu plesetan yang dibawakan dengan gaya kocak. Aksi mereka rupanya cukup berhasil menghibur penonton. Apalagi setelah tampil vokalis Ben Jovi yang mengaku bisa menyanyi genre musik apa pun. Sekalipun berniat menyanyikan Misteri Ilahi sampai Welcome to Paradise, ujung-ujungnya Teamlo malah melantunkan lagu plesetan berbahasa Jawa.

Aksi penyanyi Astrid yang melantunkan hit Jadikan Aku yang Kedua disambut penonton dengan riuh. Demikian pula, Trio Dewi-dewi yang melantunkan Love of Mylife dari kelompok musik Queen. Pada aksi berikutnya, Dewi-dewi melantunkan beberapa lagu Dewa 19 yang telah diaransemen ulang.

Ari Lasso

Kerja sama Pemkot

Menurut Senior Manager Humas SCTV Budi Darmawan, pergelaran musik di Semarang merupakan acara kesekian kalinya antara SCTV dengan masyarakat Semarang. Beberapa waktu lalu, SCTV menampilkan Slank dan Peterpan. Acara lain yang juga pernah digelar adalah karnaval di Simpang Lima. Untuk pentas Hot Babes in Town, SCTV mendapat bantuan kerja sama dari Pemkot Semarang.

"Acara ini terbagi dua. Penampilan Ari Lasso, Teamlo dan Dewi-dewi akan direkam untuk penayangan pada 15 Juni mendatang. Sementara acara Hot Babes in Town yang menampilkan Gita Gutawa, Terry, Astrid, Yopie Mata, Ryo Domara serta Erwin Gutawa Orchestra disiarkan langsung di SCTV Jumat (4/5) pukul 22.00 WIB," ujarnya.

Budi menambahkan SCTV sudah cukup sering menggelar acara di Semarang. Oleh sebab itu, kerja sama dengan pihak pemerintah kota berjalan lancar. Meskipun berlangsung di pusat keramaian, konser berlangsung lancar.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Walikota Semarang berharap kerja sama pemkot Semarang dengan SCTV dapat terus berjalan dengan baik. Di kemudian hari, kerja sama itu mungkin akan berlanjut. Acara pergelaran musik merupakan salah satu upaya untuk membuat Semarang lebih semarak dengan atraksi hiburan dalam rangka menjadikan Semarang sebagai Pesona Asia.

"Mulai tahun 2007 ini, kami bekerja keras untuk menarik investor dan wisatawan. Kami ingin menjadi tuan rumah yang baik. Oleh karena itu, semua warga Semarang akan membuat kota ini menjadi indah, asri dan selalu terbuka untuk sapa saja dan menjadi kota besar," ujarnya. [U-5]


Last modified: 7/5/07