SUARA PEMBARUAN DAILY

SM Runtuhkan Supremasi Filipina

[JAKARTA] Klub Satria Muda (SM) Britama Jakarta membuktikan janjinya untuk menjaga gengsi bola basket Indonesia pada Kejuaraan Bola Basket Antarklub Se-Asia Tenggara (SEABA Champions Cup 2007). Kemenangan SM atas Philippines Harbour Centre (PHC) 79-74 (43-36) di Sports Mall Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (11/4) malam seakan meruntuhkan supremasi dan dominasi Filipina selama ini pada cabang bola basket di kawasan Asia Tenggara.

Dengan sukses ini, tim yang diasuh pelatih Fictor Roring itu selangkah lagi melaju ke babak final. Pada pertandingan terakhir, Jumat (13/4), SM Britama akan berhadapan dengan Petronas (Malaysia) yang pada pertandingan sebelumnya menang telak 122-37 atas Binh Thuan asal Vietnam. Jika berhasil menjinakkan Petronas, SM Britama dipastikan tampil sebagai juara grup di kejuaraan yang hanya diikuti empat tim tersebut

Duel SM versus PHC berlangsung "panas" dan keras. Kedua tim sama-sama ingin menunjukkan siapa yang terbaik dalam kejuaraan ini. PHC unggul terlebih dahulu di kuarter pertama dengan skor 22-16. Namun keunggulan PHC tak berlangsung lama dan SM ganti memimpin perolehan angka 43-36. Di kuarter berikutnya, tempo permainan kedua tim tetap tinggi. PHC sempat menipiskan kedudukan menjadi 52-53 melalui tembakan Marvin Cruz. Namun Faisal Achmad kembali menjauhkan perolehan angka SM menjadi 61-57.

Di kuarter terakhir, pertarungan semakin berlangsung seru dan menegangkan. Beberapa kali terjadi benturan keras antarpemain yang membuat suasana menjadi memanas. Namun berkat kerjasama tim yang lebih baik akhirnya, SM menutup pertarungan dengan skor 79-74. Pemain asing SM Ian Crosswhite asal Australia tampil sebagai pencetak angka terbanyak dengan mengemas 23 angka. Diikuti, Kueth Duany asal AS yang menyumbangkan 19 angka. Sementara dua pemain lokal, Faisal Achmad dan Ronny Gunawan masing-masing membukukan sepuluh angka untuk tim juara IBL 2006 itu. Di kubu PHC, Julius Isaac yang berasal dari Nigeria mencetak 18 angka dan Jonathan Fernadez menjaringkan 14 poin.

Meski menang, pelatih Fictor Roring tetap merendah. Menurut dia, kunci kemenangan timnya karena para pemain punya semangat yang luar biasa untuk bisa mengalahkan PHC. Selain itu kerja sama pemain asing dan lokal terlihat padu. [M-17]


Last modified: 12/4/07