SUARA PEMBARUAN DAILY

Kejuaraan Asia

Simon Ditantang Wong Choon Hann

Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Fransiska Ratnasari dalam penampilannya di Asian Games, Desember lalu. Ia gagal ke babak kedua Kejuaraan Asia di Johor Bahru, Malaysia, Rabu (11/4). [Pembaruan/Bernadus Wijayaka]

[JOHOR BAHRU] Pemain bulutangkis tunggal putra Indonesia, Simon Santoso bertemu mantan pemain nomor satu dunia asal Malaysia Wong Choon Hann di babak kedua Kejuaraan Asia.

Pada babak pertama kejuaraan yang berlangsung di Stadion Bandaraya Johor Bahru, Malaysia, Rabu (11/4), Simon tanpa banyak kesulitan mengalahkan pemain dari Vietnam, Nguyen Huy Giang 21-9, 21-8, sedangkan Wong menundukkan Liao Sheng Shiun dari Taiwan 21-14, 21-7.

Pertemuan Simon dan Wong tersebut merupakan yang ketiga kalinya tahun ini setelah All England dan Swiss Terbuka. Dari dua pertemuan itu, semua dimenangi Simon, yang kali ini menjadi unggulan 9/16 (sembilan sampai 16).

Pemain terbaik Indonesia Hidayat Taufik yang menjadi unggulan 5/8 juga ke babak kedua setelah menundukkan Saeki Koichi dari Jepang 21-16, 21-19. Kemenangan juga digapai pemain Pelatnas lainnya, Bandar Sigit Pamungkas. Pemain yang baru saja melepaskan masa juniornya ini mengandaskan perlawanan pemain Vietnam Nguyen Hoang Nam melalui pertarungan yang sangat ketat 22-24, 23-21, 22-20. Lawan berat harus dihadapi Bandar di babak kedua. Dia akan menghadapi unggulan 9/16 Lee Tsuen Seng dari Malaysia yang sebelumnya menundukkan Sayed Ebrahim Jaffar dari Bahrain 21-8, 21-5.

Pemain Muda

Sayang, empat pemain muda lainnya, Indra Bagus, Tommy Sugiarto, Andreas Adityawarman, dan Alamsyah Yunus harus mengakui lawan-lawan mereka. Ng Wei dari Hong Kong mengandaskan Indra 21-15, 21-15. Tommy, anak juara dunia 1983 Icuk Sugiarto menyerah di tangan pemain Taiwan Hsieh Yu Hsing 21-19, 21-23, 18-21. Pemain tuan rumah Muhd. Roslin Hashim menghentikan langkah Andreas 21-13, 21-15. Alamsyah harus mengakui kehebatan Chan Yan Kit dari Hong Kong 10-21, 21-13, 17-21.

Sementara itu, tidak satu pun dari enam pemain tunggal putri Pelatnas yang ambil bagian dalam turnamen berhadiah US$ 125.000 tersebut tersisa. Mereka tersingkir di putaran pertama.

Seperti disiarkan situs penyelenggara, bwfsuperseries.com, lima pemain yang bertanding di babak utama yang dimulai Rabu langsung tersingkir di putaran pertama menyusul Yuan Kartika yang tersisih di babak kualifikasi, Selasa (10/4).

Tunggal putri lapis kedua Aprilia Yuswandari yang lolos dari babak kualifikasi tidak mampu menandingi kemampuan juara bertahan sekaligus unggulan pertama Wang Chen dari Hong Kong yang mengalahkannya dua set langsung 21-23, 7-21.

Di tempat yang sama, Maria Kristin yang sempat unggul dengan memenangi set pertama, akhirnya menyerah pada pemain tuan rumah Malaysia Wong Pei Xian Julia 21-19, 14-21, 14-21.

Hal serupa dialami Adriyanti Firdasari yang kalah tipis pada set kedua 21-23 setelah memenangi set pertama 21-13 sehingga terpaksa menggelar set penentuan yang dimenangi pemain Korea Seo Yoon Hee 21-18.

Pemain peringkat 67 dunia Fransiska Ratnasari juga gagal maju ke putaran kedua setelah berjuang dalam pertandingan tiga set melawan unggulan 5/8 asal Malaysia Wong Mew Choo. Gadis yang akrab disapa Nana itu kalah dari tunggal putri nomor 11 dunia tersebut, 21-13, 17-21, 17-21.

Pia Zebadiah yang mendapat promosi ke babak utama dari babak kualifikasi juga tersingkir dari putaran pertama setelah bermain tiga set melawan pemain India, Trupti Murgunde. Pia kalah 14-21, 21-16, 8-21.

Pada ganda campuran, pasangan Devin lahardi/Lita Nurlita memastikan tempat di putaran kedua dengan menyisihkan ganda Hong Kong Yohan Hadikusuma Wiratama/Chau Hoi Wah 21-17, 21-17. [W-11]


Last modified: 12/4/07