SUARA PEMBARUAN DAILY

Pemerintah Diminta Perhatikan Penyandang Autis

[JAKARTA] Pemerintah diharapkan memberi perhatian yang memadai pada anak dan remaja penyandang autis yang jumlahnya kian besar saat ini dengan menyediakan sarana pendidikan (sekolah khusus) berikut sarana kesehatan (klinik /pusat terapi.

Pasalnya, sekolah dan berbagai terapi untuk anak-anak autis saat ini terbilang sangat mahal, padahal tidak semua orangtua anak autis mampu secara ekonomi.

Harapan itu dikemukakan Koordinator Kampanye Peduli Autis, A Jeffrey Dompas di Jakarta, Kamis (12/4) berkaitan dengan kampanye peduli autis sepanjang April 2007.

"Kami mengimbau produsen makanan dan minuman untuk sedapat mungkin menghindari/ mengurangi zat kimia pengawet, perasa, pewarna, pengemulsi, penghalus, pengembang, MSG, yang akan semakin memperburuk keadaan anak autis bila mengonsumsinya," katanya.

Jeffrey mengingatkan para orangtua bahwa autis bukanlah akhir dari segala-galanya dan karenanya tidak perlu berputus asa kalau dikaruniai anak autis. Penanganan yang tepat, dan penyediaan kesempatan belajar yang luas akan memperbesar kemungkinan pemulihan dan pengembangan diri anak-anak autis.

Disebutkan, belum ada pendataan secara resmi, dapat diperkirakan bahwa penyandang autis di Indonesia ini cukup banyak. Namun, anggota milis puterakembara.org dari orang tua penyandang autis, sekarang jumlahnya 1.518 orang dan akan terus bertambah.

Kelompok mailing list tersebut akan menerbitkan buku "Bunga Rampai, Seputar Autisme dan Permasalahannya", volume ke-2 yang merupakan rangkuman hasil pertukaran informasi dan pengalaman rekan milis yang terbaru, setelah buku Bunga Rampai yang pertama terbit pada Juli 2003.

Di samping itu, akan ada revisi (volume ke-2) buku dari Oscar Yura Dompas, SPd. Oscar, putera dari rekan milis, Ira dan A Jeffrey Dompas, seorang sarjana pendidikan penyandang autis yang kini berusia 27 tahun dan telah menulis sebuah buku "Autistic Journey".

Terkait itu, Minggu (15/4) bertempat di Bundaharan Hotel Indonesia untuk menggelar kampanye peduli autis. Kampanye ini akan dihadiri sejumlah artis seperti Jeremy Thomas, Dian Sastrowardoyo, Gading Marten, Indra Lesmana, Nikita Dompas, Pengacara OC Kaligis, Peragawati Chitra Darwis, Pingkan (seniman) dan Mayjen TNI Hotma Pandjaitan serta Irjen Pol Gories Mere. [M-15]


Last modified: 11/4/07