Rukun Kawanua Bogor (RKB) akan mengadakan Perayaan Paskah 2007 di Kebun Pajajaran 96, Bogor, Minggu (29/4), mulai pukul 08.00 sampai 14.00 WIB. Tema Paskah 2007 RKB adalah "Melalui Kebangkitan Kristus, Kita Tingkatkan Kebersamaan dalam Melayani Sesama Warga Rukun Kawanua Bogor". Anggota RKB adalah warga Bogor yang berasal dari Sulawesi Utara (Sangir Talaud, Minahasa, Manado, Bitung, Bolaang Mongondouw), baik karena keturunan maupun karena perkawinan, sehingga mempunyai pertalian atau hubungan dengan daerah Sulawesi Utara.
Perayaan Paskah tersebut, akan diisi dengan Ibadah Paskah oleh Pdt Ny Dra Anna Rondo-Wokas, yang diisi pula dengan paduan suara wilayah-wilayah RKB. Selain ibadah, panitia juga melengkapi acara itu dengan sejumlah gerai makanan dan minuman khas Sulawesi Utara. Para anggota RKB diharapkan hadir dengan berbusana kombinasi hitam dan merah. Untuk membantu para anggota yang akan hadir, panitia telah menyediakan kaus RKB berwarna merah dan hitam dalam empat desain, yang bisa dibeli dan dipakai para anggota RKB. Selain itu, tersedia pula gantungan kunci dan pembatas buku khas RKB. Panitia juga akan menerbitkan Warta Paskah 2007 RKB. Bagi para anggota yang akan mengisi ucapan Selamat Paskah untuk diterbitkan di Warta Paskah, membeli kaus dan aksesoris RKB lainnya, atau memberikan sumbangan sekadarnya untuk acara tersebut, dapat menghubungi koordinator wilayah masing-masing. [PR/B-8]
Sebanyak 3.000 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) bakal turun langsung membangun 22.400 Lubang Resapan Biopori (LRB) di seluruh Kota Bogor, yang meliputi 68 kelurahan. Acara pelepasan mahasiswa IPB serta penerapan teknik LRB, yang termasuk baru ini, berlangsung di Graha Widya Wisuda (Grawida) di Kampus IPB Dermaga, Bogor, belum lama ini. Asisten Sosek Kota Bogor, Indra M Roesli, mewakili Wali Kota Diani Budiarto, Selasa (10/4) mengatakan, bertepatan dengan Hari Bumi yang jatuh 22 April 2007 ini, para mahasiswa IPB itu akan membuat serta mendemonstrasikan LRB kepada warga Kota Bogor.
Sejak bulan Maret, ketika teknik baru LRB ini dipresentasikan oleh penemunya, Kamir R Brata di Balaikota, Wali Kota Bogor Diani Budiarto langsung mengapresiasinya serta akan menerapkan teknik LRB di Kota Bogor. LRB adalah teknologi tepat guna ramah lingkungan untuk mengatasi banjir. Keunggulan LRB antara lain meningkatkan daya resapan air, mengubah sampah organik jadi kompos, memanfaatkan peran fauna tanah (terutama cacing) dan akar tanaman, mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh genangan air, seperti penyakit DBD dan malaria. IPB sampai saat ini telah meluncurkan 25 judul inovasi (penemuan baru). LRB ini merupakan inovasi yang ke-25. Inovasi itu antara lain tahun 2006 melalui rencana Unggulan IPB (RUI), yang telah menghabiskan dana Rp 2 miliar untuk enam judul penelitian, masing-masing penelitian cabe, jati muna, kentang, produk biofarmaka, dan padi gogo. Sementara tahun 2007, IPB memproyeksikan 10 judul penelitian yang dibiayai dengan dana Rencana Unggulan IPB (RUI). [HR/N-6]

Polisi lalu lintas menghukum pengendara motor karena tidak melintas di jalur kiri khusus motor di Jalan MT Haryono, Jakarta, Rabu (11/4). Meski peraturan jalur kiri khusus motor telah lama diberlakukan, tetapi masih banyak pengendara motor yang melanggar peraturan tersebut. [Pembaruan/Ignatius Liliek]