![Dini [Foto: Repro]](10diniti.gif)
ersaingan di dunia tarik suara semakin ketat. Pendatang baru terus bermunculan. Lagu-lagu baru dari penyanyi dan kelompok musik lama juga terus muncul. Masih adakah peluang untuk mereka di belantika musik? Mampukah mereka menemukan celah dalam persaingan.
Lalu apa kata pengamat musik Denny Sakrie soal terus munculnya pendatang baru ini? "Tidak ada yang luar biasa. Ada keinginan besar untuk tampil dan banyak pintu masuk yang semakin memudahkan orang untuk meniti karier di industri musik. Coba perhatikan ajang Indonesian Idol dan sejenisnya. Ajang tersebut jelas membuat harapan pendatang baru tambah bersemangat untuk tampil," katanya.
Denny juga mengingatkan perubahan situasi di industri hiburan ini. Di masa lalu, jumlah perusahaan rekaman terbatas. Sekarang, setiap orang malah bisa merekam suaranya sendiri dengan peralatan yang gampang dibeli dan disewa.
"Jika ditolak major label, atau perusahaan rekaman yang sudah punya nama, mereka dengan mudah lari ke perusahaan-perusahaan lain yang lebih kecil tapi jumlahnya banyak. Jadi soal fenomena banyaknya pendatang baru ya mari kita lihat saja reaksi masyarakat. Juri untuk para pendatang baru itu masyarakat," tambah Denny
Tidak berlebihan jika ada seloroh yang mengatakan, tiada jam tanpa lagu baru dan pendatang baru. Keyakinan itu muncul dalam diri Abdul, penyanyi kelahiran Medan mantap memasuki jalur musik yang berirama jazz. Album perdananya, Bersandinglah, telah beredar. Abdul tampaknya merasa mantap memasuki dunia Jazz. Ia merasa yakin alunan suara dan musik jazznya akan diterima masyarakat.
Pendatang baru lainnya, Dini. Album perdananya diberi tema Ambisi. Pemilik nama lengkap Dwiarti Wardhani ini seolah ingin berteriak bahwa ia memang punya ambisi. Ambisi yang ditopang kemampuan vokal, pilihan lagu dan dukungan musik pengiringnya. Sebelum terjun ke dunia seni suara, Dini pernah terjun ke dunia tari, musik dan lukis.
Album Ambisi berisi sepuluh lagu yang diciptakannya sendiri dalam dua tahun terakhir. Dia juga tidak menyangka mampu menciptakan lagu. Semuanya itu lahir karena ambisi.
"Setiap saat bila ada keinginan, saya langsung berambisi untuk mampu melakukannya," kata Dini, saat peluncuran album perdana Ambisi, baru-baru ini,
Selain Ambisi, Dini juga menawarkan lagu Tanpa Cinta. Lagu itu tidak kalah menarik. Aransemen Tanpa Cinta diolah oleh Bongky BIP. Komposisi musik yang rapih, dipadu dengan karakter vokal Dini. Upie Guava pun turut berperan dalam pengambilan video klip, sehingga lagu terdengar renyah.
Edi Khemod tidak turut ketinggalan, melakukan pengambilan video klip dalam lagu Terluka dan Cerah Hati. Selain Bongky BIP, ada musisi lain yang memungkinkan bisa membuat nama Dini melejit, Didi AGP dan Fauzi. Mereka turut membantu dalam penggarapan album.
Selain mengandalkan tarikan vokal renyah, Dini mengandalkan pula aransemen musisi ternama. Untuk menarik perhatian masyarakat pendengar, dia juga melibatkan musisi tunanetra asal Bali, Jayus. Musisi itu pula yang mengaransemen tiga lagu, yakni, Tak Terbayang, Cinta Yang Lain dan Lorong Waktu.
Bersandinglah
Di album Bersandinglah, Abdul menyanyikan 11 buah lagu yang dirilis Trinity Optima Production. Suara Abdul dan irama jazzy yang mengiringinya pasti akan menambah khazanah penyanyi bersuara jazz yang jumlahnya terbatas di negeri ini.
Menurut pemilik nama lengkap Tengku Muhammad Abdullah Amin Anshari ini, pilihannya pada dunia musik jazz sudah mantap. "Sejak remaja saya sudah banyak mengeksplorasi lagu-lagu jazz. Jazz rasanya pas dengan karakter dan jiwa saya," ungkapnya saat peluncuran album di Jakarta belum lama ini.
Dalam album terbarunya Abdul dibantu beberapa pemusik dari kelompok Bunglon seperti Ciling, Ono dan Riza. Selintas lagu-lagu yang dibawakan Abdul tidak terlalu kental irama jazznya.
"Saya memang coba menawarkan nuansa jazz yang minimalis. Saya lebih mengedepankan gitar sebagai instrumen utama. Ide ini saya dapat dari musisi idola saya, Sting, Kings of Convenience dan John Mayer," katanya dengan mantap.
Hal tersebut terungkap pada lagu Joss yang bercerita tentang kekecewaan hati seorang wanita yang tersembuhkan juga oleh wanita. Pada lagu Agar kau Mengerti, kembali muncul permainan gitar akustik yang jernih dan enak didengar. [ARS/AHS/A-14]