[JAKARTA] Realisasi penerimaan negara di kuartal I 2007 tercatat sebesar 13,4 persen terhadap pagu APBN yang ditargetkan sebesar Rp 723,05 triliun. Realisasi itu lebih rendah dibandingkan realisasi pada periode yang sama di 2006 sebesar 16,62 persen.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Depkeu, Anggito Abimanyu, mengatakan itu di Jakarta, Rabu (11/4).
Menurutnya, penerimaan negara dari bea masuk dan cukai relatif lebih tinggi sedangkan penerimaan pajak relatif lebih rendah karena adanya pembayaran pajak yang tertunggak atau restitusi Pajak Pertambahan Nilai.
Sementara perkembangan realisasi Penerimaan Pajak Non Migas hingga Maret 2007 mencapai 16,64 persen dari target APBN sebesar Rp 220,45 triliun. Atau sedikit lebih rendah dari realisasi periode yang sama di 2006 21,28 persen.
"Secara kumulatif, penerimaan pajak PNBP selama kuartal I 2007 mencapai Rp 12,1 triliun atau 5,7 persen dari PBD," katanya.
Di sisi belanja, realisasi belanja APBN pada kuartal I 2007 sebesar 13,73 persen terhadap pagu APBN yang dialokasikan sebesar Rp 763,57 triliun.
Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan realisasi belanja di periode yang sama tahun lalu sebesar 14,6 persen. Hal itu, tanpa memperhitungkan dana luncuran 2005 yang dilaksanakan pada 2006. Dengan begitu, belanja modal pemerintah di kuartal I juga menurun. [L-10]