SUARA PEMBARUAN DAILY

Deptan Temukan 50 Ton Daging Impor Ilegal

[JAKARTA] Petugas khusus Departemen Pertanian (Deptan) kembali menemukan daging impor ilegal sebanyak 50-ton di dua gudang milik PT Libra Food di Jakarta. Daging yang disita pada Selasa (10/4) berupa daging sapi asal Amerika Serikat, daging bebek asal Tiongkok, sayap ayam asal Brasil, dan daging ayam beku asal Australia.

Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Ditjen Peternakan Deptan, Turni Rusli Syamsudin, di Jakarta, Rabu (11/4), menjelaskan, petugas penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) Deptan dari lokasi menyita sampel daging sapi sebanyak 12 kardus (21,3 kg), lima ekor bebek peking, sembilan ekor ayam beku, sebelas kardus (16 kg) sayap ayam, dan 10 ekor ayam beku.

"Daging milik PT Libra Food disita karena berasal dari negara yang belum terbebas dari penyakit hewan yang bisa menular ke hewan dan manusia," ujar Turni.

Penyakit itu seperti bovine spongiform encephalopathy (BSE) atau penyakit sapi gila, Avian influenza (flu burung), serta penyakit mulut dan kuku (PMK).

Hasil koordinasi Dinas Peternakan, Perikanan, dan Kelautan DKI Jakarta menemukan dokumen pemasukan dan peredaran cold storage (gudang beku) PT Libra Food dinyatakan palsu. Perusahaan itu dinilai melanggar Peraturan Menteri Pertanian Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pemasukan dan Pengawasan Peredaran Karkas, Daging dan Jeroan dari Luar Negeri.

[S-26]


Last modified: 11/4/07