![]()
[SEPANG] Juara Grand Prix Australia, Kimi Raikkonen akhirnya dapat bernapas lega. Ancaman penalti mundur 10 posisi karena mengganti mesin tidak terwujud. Tim Ferrari sudah mengkonfirmasikan pembalap Finlandia itu masih dapat menggunakan mesin yang dipakainya saat balapan di Melbourne, Maret lalu.
Wartawan Pembaruan Surya Lesmana dari Sirkuit Sepang, Malaysia, Sabtu (7/4) pagi melaporkan, pers memperoleh konfirmasi dari pemimpin tim Ferrari, Jean Todt mengenai hal ini. Menurut pria asal Prancis itu, kabar adanya masalah pada mesin yang kepanasan karena rusaknya sistem pendingin akibat kekurangan air di kendaraan F2007 yang dipacu Raikkonen menjelang finis balapan di Australia, terlalu dibesar-besarkan media massa.
"Memang ada masalah pipa pendingin akibat kekurangan air. Tetapi saat kami uji kendaraan itu beserta mesinnya, ternyata tak ada kendala. Jika sudah demikian untuk apa kami melakukan pergantian mesin," tegas Todt, Jumat (6/4) petang.
Sesi latihan bebas pertama pada Jumat menjelang Grand Prix Malaysia berlangsung di bawah terik matahari. Pembalap Ferrari, Felipe Massa tampil sebagai yang tercepat, diikuti dua pembalap tim McLaren, Fernando Alonso dan Lewis Hamilton. Sedangkan Raikkonen meraih posisi keempat. Di belakang mereka, Nico Rosberg (Williams) dan Mark Webber (Red Bull).
Sesi latihan kedua berlangsung dalam cuaca berawan. Di sesi ini, Massa masih menjadi yang tercepat.
Ferrari dan McLaren diperkirakan masih akan bertarung meraih posisi terdepan. Di belakang mereka ada tim BMW Sauber dan Renault yang mungkin bakal mengejutkan. Tambahan sayap depan baru pada kendaraan pacu R27, dapat menjadikan tim ini tampil kompetitif.
Seri kedua balapan GP Malaysia memang semarak. Kota Kuala Lumpur berhias untuk menyambut ajang balapan ini dengan tema "Kuala Lumpur Kota Grand Prix". Dua tim, ING Renault dan BMW Sauber paling banyak berpromosi. Sebagai tim yang didukung perusahaan minyak Malaysia, Petronas, tim BMW Sauber memang mendapat tempat tersendiri di sana. u