SUARA PEMBARUAN DAILY
Proliga

Tectona Buka Peluang

[GRESIK] Bandung Tectona Pakuan putra membuka peluang lolos ke semifinal kompetisi bola voli Sampoerna Hijau Voli Proliga 2007 setelah mengalahkan Jakarta Sananta 3-1 (19-25, 25-19, 25-22, 25-19) di GOR Tridharma Gresik, Jumat (6/4).

Namun, kemenangan itu tidak mengubah posisi mereka di klasemen sementara. Juara Proliga 2002 itu tetap berada di posisi kedua, di bawah Surabaya Samator (13) dan Yogya Yuso Tomkins (12). Oktavian dan kawan-kawan kini mendulang 12 poin dari delapan pertandingan.

Hari ini, Tectona akan menghadapi Yuso Tomkins. Pertandingan itu merupakan salah satu penentuan untuk ke babak empat besar. Baik Tectona maupun Yuso Tomkins sama-sama tinggal menyisakan dua pertandingan lagi.

Pelatih Tectona, Jeffrey Walandau mengatakan, kemenangan atas Sananta karena para pemainnya bermain kompak. "Kekompakan yang membuat anak-anak tampil baik dan menang. Kini, kami harus menyiapkan diri untuk menghadapi Yuso. Hanya ada satu kata, kami harus menang. Kalau kalah, perjuangan kami akan sangat berat sebab Yuso merupakan pesaing ketat kami," kata Jeffrey.

"Kami juga harus bermain maksimal karena semua tim masih mempunyai peluang ke babak semifinal. Kondisi kami bagus dan siap tampil," kata pelatih Yuso Tomkins, Putut Marhaento.

Namun, kekalahan Sananta dari Tectona belum memudarkan peluang mereka ke empat besar yang dijadwalkan berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, akhir April mendatang.

"Anak-anak bermain tidak seperti biasanya. Mereka hanya bisa main pada set pertama,'' ujar pelatih Sananta, Benny Martarius. Sananta, yang berada di peringkat keempat dengan nilai 11 akan menghadapi pertandingan berat hari ini. Mereka akan bertemu tetangga mereka, Jakarta BNI Taplus. Juara bertahan ini berada di peringkat kelima dengan nilai sembilan. Sananta mempunyai tiga pertandingan sisa, sedangkan BNI empat.

Sementara itu, Surabaya Bank Jatim semakin memantapkan diri di puncak klasemen sementara setelah menang dari Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 3-0 (25-15, 25-15, 25-20). Bank Jatim mendulang 11 poin dan dapat dipastikan lolos ke babak semifinal bersama dengan Jakarta Electric yang juga mendulang poin 11. Nilai itu tidak mungkin lagi dikejar oleh Popsivo dan Jakarta BNI Taplus yang sama-sama mendulang delapan poin. Kedua tim ini sama-sama tinggal menyisakan satu pertandingan dan terancam gagal ke semifinal. Manajer Bank Jatim, Edi Rusianto mengatakan kemenangan tersebut karena semua pemain mengikuti instruksi pelatih. "Kita matikan pemain asing dari Popsivo Amy Morris dan He Shan. Itu instruksi pelatih," kata Edi kepada wartawan seusai pertandingan di Gresik, Jumat (6/4). [029/W-11]


Last modified: 7/4/07