Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembebasan Nasional (Papernas) meminta negara bertanggung jawab terhadap aksi penyerangan yang dilakukan sekelompok orang terhadap Papernas pada Kamis (29/3) lalu. Sebab Papernas melaksanakan proses demokrasi sesuai dengan peraturan.
Hal itu dikatakan Ketua Umum DPP Papernas, Agus Jabo di Jakarta, Rabu (4/4). Ia mengatakan, pihaknya menghargai semua orang untuk berorganisasi atau berpolitik. Tetapi tidak akan menghargai orang yang berpolitik dengan cara yang tidak demokratis. Penyerangan yang dilakukan sekelompok orang terhadap Papernas pada minggu lalu, mengakibatkan dua orang mengalami korban fisik dan sebanyak 17 unit kendaraan rusak. [146]
Adnan Buyung Nasution menyatakan akan mengundurkan diri sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Lembaga Badan Hukum Indonesia (YLBHI), sehubungan dengan penunjukan dirinya selaku anggota Dewan Pertimbangan Presiden (DPP) yang tak boleh merangkap sebagai pimpinan organisasi politik, organisasi massa (ormas) atau pun BUMN. "Itu bisa diartikan termasuk pengurus dan pembinaannya," katanya sebelum bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/4), sebagaimana dilansir Antara.
Presiden Yudhoyono memanggil sembilan calon anggota DPP ke Kantor Presiden, Rabu, mulai pukul 10.00 WIB. Kesembilan calon anggota DPP adalah Adnan Buyung Nasution, Emil Salim, Radi A Gany, Subur Budi Santoso, Ma`ruf Amin, TB Silalahi, Rachmawati Soekarnoputri, Ali Alatas dan Sjahrir. Buyung mengatakan ia menerima penunjukan sebagai anggota DPP karena ingin membantu Presiden dalam memajukan kehidupan bernegara sesuai dengan cita-cita proklamasi. "Saya akan memberikan nasehat dan pertimbangan sesuai prinsip-prinsip hukum, demokrasi dan 'good governance' (tata kelola yang baik)," katanya. [E-8]