[JAKARTA] Petenis meja nasional M Hussein menyambut positif keputusan Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) yang mencopot Tony Meringgi sebagai pelatih tim putra Pelatnas Tenis Meja SEA Games Thailand 2007. Peraih medali emas tenis meja tunggal putra SEA Games Filipina 2005 tersebut akan menarik tuntutannya dan menyatakan siap kembali bergabung ke Pelatnas.
"Kami berterima kasih, PB PTMSI mau mengerti dan memahami aspirasi kami. Kami bukannya mau membangkang atau berlaku tidak professional. Tapi kami ingin suasana yang kondusif dan tenang agar bisa berkonsentrasi penuh dalam latihan," kata Hussein yang dihubungi Pembaruan di Jakarta, Kamis (29/3).
Dikatakannya, sebenarnya antara dirinya dengan Tony tidak ada masalah. Namun Hussein dan beberapa rekan atlet yang lain membutuhkan pelatih yang mau mengerti dan mendengarkan masukan maupun keluhan atlet.
Dia membantah penolakan terhadap Tony sebagai pelatih karana diprovokasi oleh pihak-pihak tertentu. Penolakan Tony lebih dikarenakan trauma dan kekhawatiran akan terulangnya kembali kejadian pahit di Pelatnas sebelumnya. "Saya tahu persis watak dan sifat Tony. Apabila masih ditangani dia, kami yakni peristiwa pahit yang lalu itu terulang kembali," ujarnya.
Menurut dia, dengan digantinya Tony, para atlet yang tergabung dalam Pelatnas nanti akan berupaya semaksimal mungkin untuk bisa meraih prestasi di SEA Games. [M-17]