SUARA PEMBARUAN DAILY

Pameran Lukisan Sandra Nynberg

Misteri Lukisan Tanpa Wajah

Pelukis Finlandia, Sandra Nynberg menggelar pameran tunggal di Galeri Cemara 6, Jakarta Pusat hingga 30 Maret. [Pembaruan/Arnold Sianturi]

Di sini dan di sana. Begitulah pilihan tema pameran lukisan Sandra Nynberg yang dipamerkan di Galeri Cemara 6, Jakarta Pusat hingga 30 Maret. Observasi terhadap lingkungan dan manusia merupakan fokus pelukis asal Finlandia. Ini.

Dalam pameran ini, Sandra sangat memperhatikan objek lingkungan sekitar. Sesuatu yang memang dekat dengan kehidupannya. Namun objek-objek manusia dalam seolah ingin memperlihat-kan kesederhanaan. Bahkan Sandra membuatnya tanpa wajah.

Ketiadaan wajah di obyek lukisannya, menurut Sandra, merupakan bagian dari pilihannya. "Wajah memang tidak perlu diperlihatkan," kata pelukis yang juga mengge- lar pameran yang sama di Australia.

Hampir semua lukisan seolah menampakkan sosok manusia yang terlihat dari samping. Ada juga beberapa lukisan yang menggambarkan sosok tubuh perempuan terlentang. Tapi sekali lagi, tidak ada wajah dalam lukisan itu. Sandra seolah tidak tertarik untuk memperlihatkan detail organ manusia dalam lukisan. Misteri itu pula ciri khasnya.

Selain lukisan objek manusia, Sandra juga menampilkan objek lukisan alam dan karya arsitektur. Tetapi pilihan tema pameran kali ini, lebih ditekankan pada pameran di Indonesia dan Australia. Pameran di dua tempat itulah yang bisa jadi mendorong pelukisnya memilih tema Here-There atau "Di sini-Di sana".

Dalam penjelasannya saat pembukaan pameran, Sandra mengatakan tema pamerannya mempunyai arti tambahan. Selain persoalan perbedaan tempat, dia ingin menggambarkan realitas kehidupan sehari-hari. "Di sini" merupakan konteks tempat dia berada. Suatu letak geografis.

"Di sana" dalam tafsir adalah dunia dengan realitas yang berbeda. Tapi yang pasti, "di sini" dan "di sana" jelas mempunyai hubungan erat.

Lewat sapuan kuas, Sandra seolah ingin menyatakan perhatiannya pada perbedaan antara satu objek dengan objek lain yang terletak di tempat berbeda. Pada tahap yang lebih jauh lagi, Sandra seolah ingin menyuarakan perbedaan budaya akibat perbedaan tempat sebenarnya adalah kekayaan tidak ternilai.

Lewat karya yang dilukis Finlandia dan Australia, Sandra malah seolah ingin menegaskan tidak ada perbedaan antara "di sini" dan "di sana". Namun pendapatnya itu tentu bisa terus dipertanyakan.

Yang pasti, pengunjung pameran lukisannya bisa menyaksikan betapa Sandra telah mencoba menangkap sesuatu dalam pikirannya. Hasilnya adalah rangkaian karya lukis yang mengajak orang berkontemplasi.

Selintas ada dominasi suasana muram dalam lukisan sandra. Tapi jika lebih seksam a, penggemar seni lukis juga menemukan gaya humoris sang pelukis.

Pergolakan pemikiran sang pelukis mengenai Here-There atau di sini dan di sana yang menyatu dengan pilihan warna yang redup. Pewarnaan seperti itu tak urung menambah kesan misteri dari lukisan Sandra Nynberg. [AHS/A-14]


Last modified: 28/3/07