
ewarnai rambut memang menjadi tren mode kecantikan yang semakin banyak dicontoh. Sayangnya, sering kali seseorang mewarnai rambutnya secara sembarangan, sehingga hasilnya bukan bagus, malah terkesan aneh. Tak heran bila banyak penata rambut yang selalu menekankan pentingnya mewarnai rambut disesuaikan dengan warna kulit seseorang.
L'Oreal Professionnel, salah satu produsen pewarnaan rambut dari pusat mode dunia di Prancis, kali ini tampaknya mencoba mengerti keinginan para penata rias rambut. Dalam koleksi terbarunya untuk musim semi dan panas 2007, perusahaan itu meluncurkan produk pewarnaan rambut Majirel dengan tema Skin Colors, yang berisi bahan pewarna rambut yang senada dengan beragam warna kulit.
Di Jakarta, peluncuran produk warna rambut Majirel itu diadakan di Hotel Gran Melia, Jakarta Selatan, Selasa (6/3) petang. Pada acara itu ditampilkan pula salah satu penyanyi terkemuka Indonesia, Dewi Sandra, yang menjadi ikon atau brand ambassador produk itu. Selain Dewi, hadir pula sembilan penata rambut Indonesia yang menggunakan produk itu dan mengintepretasikan tren mode dunia kecantikan pada sejumlah model.
Selaras dengan perkembangan dunia kecantikan dan mode setiap musimnya, L'Oreal Professionnel selalu mengajak para penata rambut di berbagai negara, untuk mempresentasikan tren terkini dalam pewarnaan dan penataan rambut. Untuk musim semi dan panas kali ini, warna-warna eksotis dari pesona warna Majirel ditampilkan lewat tema Skin Colors.
Tema itu kemudian dibagi dua subtema. Pertama, terra muses yang didominasi pesona keindahan dewi tanah yang menjadi simbol kecantikan pada masa lalu, dalam berbagai nuansa warna-warna tanah mediteria yang kaya dengan warna cokelat keemasan. Setidaknya ada tiga pilihan dari terra muses ini. Alabaster muse yang menampilkan keindahan rambut bak kulit bak porselen dengan kesan pucat dan transparan, lalu golden muse dengan keindahan rambut bagaikan eksotika mediterania dan Eropa Timur yang bergaya ikal alami dan panjang terurai membingkai wajah, serta amber muse dengan keindahan rambut dengan pesona warna kulit sawo matang berkilau.
Kedua, aqua mermaid yang menampilkan pesona warna rambut terilhami oleh kecantikan puteri duyung di negeri dongeng. Sama seperti terra muse, pada aqua mermaid juga tersedia tiga pilihan warna rambut. Ada tan mermaid, saat warna rambutnya dibuat senada dengan warna kulit dengan rona pekat tembaga yang sangat eksotis, lalu pearly mermaid, yang terinspirasi oleh warna kulit pucat bagaikan porselen yang dimiliki sebagian besar wanita di berbagai negara, serta coral mermaid yang terinspirasi dari kulit wanita dengan nuansa cokelat keemasan.
Produk pewarnaan rambut Majirel terbaru itulah yang kemudian dipakai oleh para penata rambut Indonesia, yang setelah dipresentasikan, ternyata cocok untuk dimanfaatkan kaum wanita dengan beragam warna kulit di negara kita. Mulai dari yang kulitnya gelap, sawo matang, sampai yang pucat kekuningan.
Andy Lie dari Medan, Roy Jhanie serta Arie Hidayat dan Bambang Hariono dari Surabaya, lalu Herman Tjoa, Irwan Doke, Alfons, Johnny Mallato, dan Rudy Hadisuwarno, yang semuanya berasal dari Jakarta, mempertontonkan keterampilan mereka dalam menata rambut model masing-masing. Hasilnya kemudian dipertontonkan di depan para wartawan mode dan kecantikan.
Memukau! Bukan saja karena potongan dan gaya rambut yang dipilih memang tepat mencerminkan gaya pribadi tiap model itu, namun juga karena warna rambut yang digunakan senada dengan warna kulit para model tersebut. [B-8]