
Lama tidak tampil, aktris kulit hitam Halle Bery kembali mendapat peran serius.Dia akan berperan sebagai pengacara yang memperjuangkan hak kaum hitam yang menjadi korban fitnah di kota Tulia, Texas, Amerika Serikat. Peran itu akan terjadi dalam film berjudul Tulia yang diproduksi Lionsgate.
"Saya akan menjadi seseorang yang benar-benar berbeda dari peran yang pernah saya lakukan. Di sini saya harus menjadi lebih tangguh dan lebih manusia," ujar Halle mengenai perannya tersebut seperti dikutip thehollywoodreporter.com
Melalui peran itu, diharapkan dia akan kembali menunjukan kemampuan akting yang prima seperti ketika dia memenangkan Oscar atas perannya sebagai Leticia Musgrove seorang janda tentara dalam film Monster's Ball. Maklum sesudah kemenangan itu, pamor gadis Bond, karena pernah menjadi salah satu gadis pemanis dalam film James Bond, ini malah turun. Bahkan kemudian dia mendapat piala Razzie Award yakni penghargaan yang diberikan bagi para bintang film yang berakting buruk. Penghargaan itu didapatnya atas perannya sebagai superhero Catwoman.
"Saya menerima penghargaan ini dengan tulus hati. Say menganggap ini sebagai kritik bagi saya untuk tampil lebih baik di film-film saya berikutnya. Saya masih ingat pesan ibu saya bahwa, kamu tidak berhak dipuji kalau kamu tidak bisa menerima kritikan," kata Halle pada acara pemberian penghargaan itu dua tahun lalu.
Sesudah menuai kritikan, aktris yang menjadi kekasih model Gabriel Aubry ini makin pilih-pilih peran. Selain film komersial seperti X-Men: The Last Stand dia lebih banyak dalam sejumlah film independen. Di antaranya film televisi Their Wyes Were Watching God, dan menjadi lawan main Bruce Willis dalam film bergenre thriller Perfect Stranger dan film drama Thing We Lost in the Fire yang sebentar lagi akan dirilis.
Kini dia memilih film Tulia. Film ini berrdasarkan buku nonfiksi karangan Nate Blakeslee, berjudul Tulia: Race, Cocaine and Corruption in a Small Town yang berkisah tentang penangkapan 46 orang kulit hitam di Kota Tulia, Texas, tahun 1999. Film yang disutradarai Carl Franklin dan skenarionnya ditulis Karen Croner akan mulai digarap awal Mei 2007. [W-10]